Timor Leste Tutup Pintu Perbatasan, Lockdown Cegah Virus Corona

Pemerintah Republik Demokratik Timor Leste ( RDTL) menutup pintu perbatasan terhitung sejak Kamis (19/3/2020)

POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Alat thermal scanner yang terpasang di PLBN Wini. Gambar diambil, Jumat (24/1/2020). 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pemerintah Republik Demokratik Timor Leste ( RDTL) menutup pintu perbatasan terhitung sejak Kamis (19/3/2020). Kebijakan lockdown itu untuk mencegah penyebaran virus Corona ( Covid-19).

Dampak keputusan tersebut, puluhan warga negara Indonesia (WNI) yang hendak melintas ke Timor Leste, tertahan di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Mota'ain, Desa Silawan, Kabupaten Belu.

Apresiasi TransNusa

Keputusan lockdown disampaikan secara lisan oleh Pemerintah Timor Leste kepada pihak PLBN dan Imigrasi Batugede (Timor Leste). Saat pelintas hendak masuk Timor Leste ditolak Imigrasi Batugede.

"Setelah kami lakukan koordinasi, benar bahwa terhitung hari ini mereka melakukan lockdown. Mereka (Imigrasi Batugede) baru dapat perintah lisan terkait dengan penutupan pelintas WNI, kecuali WNI kawin silang dengan warga Timor Leste," jelas Pelaksana Tugas (Plt) Administrator PLBN Mota'ain, Engelberthus Klau saat dikonfirmasi Pos Kupang, Kamis kemarin.

Pria yang akrab disapa Engel ini mengatakan sudah berkoordinasi dengan Atase Imigrasi Indonesia di Timor Leste. Adapun informasi yang didapat bahwa Pemerintah Timor Leste melakukan lockdown.

Jokowi Perintah Tes Massal

"Surat resminya akan menyusul. Terkait kondisi ini sudah kita laporkan ke Deputi," kata Engel.

Engel menegaskan, Indonesia tidak melakukan lockdown. "Kita tidak tutup. Dan, intinya pelayanan tetap kita lakukan sampai ada perintah lockdown baru kita tutup," tandasnya.

Terpisah, Kepala Kantor Imigrasi Atambua, KA Halim mengatakan pelintas yang hendak ke Timor Leste ditolak pihak Imigrasi Timor Leste. Pemerintah Timor Leste sudah memutuskan untuk lockdown sehingga pelintas kembali ke PLBN Motaain-Indonesia.

Mengenai pelintas WNI yang sudah mengurus paspor namun batal berangkat, Halim mengatakan, petugas Imigrasi memberikan tanda cap cancel di paspor pelintas WNI yang bersangkutan.

Sedangkan pelintas batas berstatus WNA asal Timor Leste yang gagal berangkat, Halim menjelaskan, prosedurnya ada WNA yang bersangkutan melaporkan kepada konsulat agar bisa mendapatkan surat izin tinggal. "Tanpa izin tinggal, termasuk pelanggaran," tegasnya.

Halaman
123
Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved