Apresiasi TransNusa

MASKAPAI TransNusa Aviation yang melayani Rute Penerbangan Kupang-Dili menghargai instruksi Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat

Apresiasi TransNusa
ist
Pesawat TransNusa 

POS-KUPANG.COM - MASKAPAI TransNusa Aviation Mandiri yang selama ini melayani Rute Penerbangan Kupang-Dili menghargai langkah dan instruksi Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat yang membatasi penerbangan untuk mencegah penyebaran virus Corona.

"TransNusa sangat menghargai putusan negara dan keputusan Bapak Gubernur. Langkah ini patut didukung karena untuk mencegah berkembannya virus Corona harus mendapat support dari berbagai pihak, termasuk maskapai penerbangan," kata Vice Chairman TransNusa, Leo Budiman.

Jokowi Perintah Tes Massal

Leo menjelaskan meski demikian, atas saran dari berbagai pihak, termasuk Kedubes Indonesia di Timor Leste, TransNusa diberikan izin oleh Gubernur Viktor dan Kepala Dinas Perhubungan untuk memulangkan WNI di Timor Leste.

"Jadi besok (hari ini. Red) kita full. Hanya hari ini. Selanjutnya kita menunggu keputusan Bapak Gubernur kapan bisa dibuka kembali penerbangan Kupang-Dili dan sebaliknya," ujar Leo.

Sementara itu di Bandara El Tari Kupang mulai diberlakukan social distancing. Pihak pengelola memberi tanda pembatas jarak antarpenumpang yang ada di area terminal keberangkatan dan kedatangan.

Kardinal: Uskup Siprianus Seorang Dirigen

Pantauan Kamis (19/3), penumpang yang hendak berangkat berdiri mengantre sesuai garis kuning yang tertera di lantai. Selanjutnya, petugas mengecek suhu tubuh penumpang menggunakan thermo gun. Hal yang sama berlaku bagi penumpang yang mengantre di counter check-in.

"Jadi kalau ada penumpang yang suhu tubuhnya di atas 38 derajat, dia tidak boleh masuk. Nanti akan langsung diarahkan oleh dokter KKP," kata Shared Services & CSR Manager, Dadang Jaka Ruliawan

Social distancing juga diterapkan di ruang tunggu keberangkatan. Ada tanda X di kursi yang berarti dilarang duduk. Dengan demikian, ada jarak antarpenumpang.

Penumpang tujuan Labuan Bajo, Mateus Edu (31) mengatakan bersedia mengikuti prosedur yang diterapkan pengelola bandara untuk mencegah penyebaran virus Coronaa. "Demi kenyamanan kita jadi kita responnya positif," ujarnya.

Tidak semua penumpang memahami aturan baru tersebut. Beberapa penumpang terlihat masih berdiri bersama. Bahkan, ada penumpang yang duduk di kursi bertanda X.

"Perlu edukasi orang-orang tentang social distancing. Para petugas membantu menjelaskan tentang apa itu social distancing dan mengapa harus dilakukan. Kami juga melakukan edukasi lewat sosial media," kata Dadang. (hsm/cr1)

Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved