Poktan Hidup Baru Raihat-Belu Ujicoba Pembuatan Silase
Kelompok tani (Poktan) Hidup Baru di Desa Aitoun, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu melakukan ujicoba pembuatan silase
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
Poktan Hidup Baru Raihat-Belu Ujicoba Pembuatan Silase
POS-KUPANG.COM| ATAMBUA--Kelompok tani (Poktan) Hidup Baru di Desa Aitoun, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu melakukan ujicoba pembuatan silase atau pakan ternak yang diawaetkan.
Mereka membuat silase dari tanaman jagung yang berumur 70 hari sebanyak 3,7 ton. Ujicoba pembuatan silase ini dilakukan di kebun percontohan milik poktan Hidup Baru, Rabu (18/3/2020).
Ketua Kelompok Hidup Baru, Silvester Mau melalui sekretarisnya, Silverous Loi kepada Pos Kupang.Com mengatakan, kelompok tani Hidup Baru beranggotakan 15 orang. Mereka mengembangkan ternak sapi pengemukan (paron) sebanyak 25 ekor yang dibeli menggunakan dana bantuan dari desa tahun 2019.
Kelompok Hidup Baru melakukan inovasi dalam hal penyedian pakan ternak dengan teknologi pengawetan atau silase. Ujicoba pertama pembuatan silase sebanyak 3,7 ton dari tanaman jagung yang berumur 70 hari. Pohon jagung dipotong kecil-kecil menggunakan mesin pencacah lalu dibungkus dengan plastik khusus dan disimpan di lubang dalam tanah.
Tujuan pembuatan silase ini sebagai cadangan dan persediaan pakan ternak pada saat musim kemarau panjang. Karena di musim hujan, pakan ternak cukup berlimpah dan tidak habis dimakan ternak.
Menurut Silverous Loi, kelompok Hidup Baru menyiapkan lahan untuk tanam pakan ternak seluas 14,5 hektare. Saat ini sudah tertanam pakan ternak jenis rumput gajah seluas satu hektare di kebun kelompok. Sedangkan di kebun anggota kelompok masing-masing sudah ditanam sekitar 2-3 are.
Bupati Belu, Willybrodus Lay yang datang meninjau lokasi pembuatan silase tersebut memberikan apresiasi kepada anggota kelompok Hidup Baru yang sudah mulai berinovasi.
"Terima kasih kepada anggota kelompok Hidup Baru. Kamu sudah berinovasi dan mulai merubah cara berpikir masyarakat Belu. Kalau ini jadi, maka kamu adalah orang-orang pertama yang merubah Belu", puji Bupati Willy Lay.
Bupati Willy Lay memberikan dukungan penuh buat anggota kelompok Hidup Baru yang sementara melakukan ujicoba pembuatan pakan ternak. Pemerintah melalui dinas teknis akan terus mendampingi anggota kelompok dalam melakukan pembuatan silase.
• Jalan Sabuk Merah Menunjang Aktivitas Ekonomi Masyarakat Perbatasan RI-RDTL
• Cegah Corona, Kemenag Flotim Berlakukan Absensi Manual
• Ramayana Mall Belum menyediakam Hand sinitizer dan Termometer Tembak
Bupati Willy Lay mendorong anggota kelompok agar menambah luas lahan pakan ternak agar persedian pakan yang diawetkan menjadi lebih banyak sehingga anggota kelompok tidak kesulitan mencari pakan ternak di musim kemarau. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/bupati-belu-willybrodus-lay-saat-meninjau-lokasi-pembuatan-silase.jpg)