Jemaah NTT yang Ikut Ijtima di Gowa Butuh 4 Hari untuk Tahu Hasil Uji Laboratorium Positif Covid-19

Jemaah NTT yang ikut Ijtima di Gowa butuh 4 hari untuk tahu hasil uji laboratorium positif Covid-19

Editor: Kanis Jehola
KOMPAS.com/Shutterstock
Ilustrasi virus corona 

"Nanti kami yang siapkan kendaraan kalau misalnya mereka mau pulang sesuai dengan tiket pesawatnya masing-masing," kata Adnan kepada Tribun, Kamis (19/3/2020).

Selain itu, orang nomor satu Pemkab Gowa ini juga kembali menurunkan tim kesehatan untuk melakukan penyemprotan desinfektan.

Hal itu dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona ( Covid-19).

Adnan memastikan tidak ingin membuat masyarakat Kabupaten Gowa ataupun daerah panik cemas dan panik.

Putra mendiang Ichsan Yasin Limpo itu menambahkan bahwa peserta Ijtima Asia 2020 akan diisolasi sementara di lokasi kegiatan.

Selama menantikan tiket pulang ke negeri asal dan kampung masing-masing, para jamaah tetap tinggal di lokasi kejadian.

Hal itu akan dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan para Jamaah Ijtima Asia 2020 sehat dan tidak terpapar virus corona.

"Sebelum dia kembali, kita akan jaga dulu di situ. Jadi semacam diisolasi dulu di situ," kata Adnan.

"Nanti begitu betul-betul jadwalnya tiket kepulangannya sudah tiba baru mereka akan pulang ke tempat masing-masing. Pemkab akan terus lakukan upaya itu, utamanya pemeriksaan kesehatan," sambung Adnan.

Sementara itu, Kapolres Gowa AKBP Boy Samola dan Dandim 1409 Gowa Letkol Muh Syuaib terus berupaya melobi panitia pelaksana.

Hingga akhirnya, kegiatan Ijtima Asia 2020 disepakati untuk dibatal penyelenggaraannya.

"Alhamdulillah, akhirnya sepakat Ijtima dunia ditunda pelaksanaannya," kata Adnan dalam unggahan Instagramnya, Kamis (19/3/2020) dini hari.

Sebelumnya diberitakan, ribuan jamaah Ijtima Asia 2020 dilaporkan berkumpul di Kabupaten Gowa, Rabu (18/3/2020) malam.

Panitia pelaksana tetap menyelenggarakan kegiatan meski Pemerintah Kabupaten Gowa tidak memberikan izin kegiatan.

"Kegiatan ini sudah pembukaan malam. Ada 12 ribu orang," kata salah seorang panitia, Mustari Burhanuddin saat dihubungi Tribun, Rabu (18/3/2020) malam.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved