Kenali 3 Fase Demam Berdarah yang Umumnya Selama 7 Hari
Selain Covid-19, kita juga perlu waspada Demam Berdarah Dengue (DBD). Saat ini, DBD juga sedang menyebar di wilayah Indonesia.
Kenali 3 Fase Demam Berdarah yang Umumnya Selama 7 Hari
POS-KUPANG--Kenali 3 Fase Demam Berdarah yang Umumnya Selama 7 Hari
Selain Covid-19, kita juga perlu waspada Demam Berdarah Dengue (DBD). Saat ini, DBD juga sedang menyebar di wilayah Indonesia.
Nyamuk yang membawa penyakit demam berdarah, yakni Aedes aegypti, dapat terbang sejauh 100 meter.
Ini membuat proses penularannya berlangsung cepat. Yuk, kenali tiga fasenya.
1. Fase Demam
Demam tinggi adalah fase awal demam berdarah yang paling khas terlihat pada penderitanya, teman-teman.
Pada fase ini, penderita akan mengalami demam secara tiba-tiba hingga mencapai 40 derajat celcius selama 2 sampai 7 hari.
Demam tinggi pada demam berdarah umumnya disertai dengan muka kemerahan, kulit memerah, nyeri seluruh tubuh, nyeri otot, dan sakit kepala.
Selain itu, ada juga penderita demam berdarah yang mengalami nyeri dan infeksi tenggorokan, sakit di sekitar bola mata, mual, dan muntah.
Gejala-gejala inilah yang menyebabkan penurunan jumlah sel darah putih dan trombosit.
2. Fase Kritis
Setelah melewati fase demam, penderita demam berdarah akan memasuki fase kritis. Biasanya, banyak yang tidak menyadari fase kritis ini.
Fase kritis umumnya terjadi pada hari ke-3 sampai ke-4 dan hari ke-5 sampai ke-6. Fase ini ditandai dengan penurunan suhu tubuh sampai 37 derajat celcius ke suhu normal.
Hal ini membuat penderita merasa sembuh dan mulai melakukan berbagai kegiatan lagi. Padahal, pada fase ini penderita demam berdarah tetap harus mendapat pengobatan dan perawatan.