Penerbitan Hak Tanggungan Elektronik di Bank NTT Lewoleba Hanya Tujuh Hari

Badan Pertanahan Nasional menunjuk Bank NTT Cabang Lewoleba menggarap hak tanggungan elektronik di Kabupaten Lembata.

POS KUPANG.COM/RICARDUS WAWO
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional menunjuk Bank NTT Cabang Lewoleba menggarap hak tanggungan elektronik di Kabupaten Lembata. Penunjukan ini ditandai dengan pemberian sertifikat hak tanggungan dari Kepala Badan Pertanahan Kabupaten Lembata, Warang Abdul Zainal Abidin kepada Pimpinan Bank NTT Cabang Lewoleba Ruben Ludji di Kantor Bank NTT, Selasa (17/3/2020). 

 Penerbitan Hak Tanggungan Elektronik di Bank NTT Lewoleba Hanya Tujuh Hari

POS-KUPANG.COM|LEWOLEBA--Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional menunjuk Bank NTT Cabang Lewoleba menggarap hak tanggungan elektronik di Kabupaten Lembata.

Penunjukan ini ditandai dengan pemberian sertifikat hak tanggungan dari Kepala Badan Pertanahan Kabupaten Lembata, Warang Abdul Zainal Abidin kepada Pimpinan Bank NTT Cabang Lewoleba Ruben Ludji di Kantor Bank NTT, Selasa (17/3/2020).

Penunjukan ini disambut baik oleh masing-masing pihak karena pengurusan sertifikat hak tanggungan akan menjadi lebih cepat dan semuanya sudah berbasis online. Bank NTT Cabang Lewoleba sendiri merupakan Bank pertama di NTT yang dipercaya menyediakan layanan anyar ini dan kemudian diikuti Bank NTT Cabang Waingapu pada hari yang sama.

Zainal Abidin menerangkan dengan sistem digital atau elektronik pelayanan menjadi lebih efektif dan efisien sebab sertifikat hak tanggungan elektronik sudah bisa terbit hanya dalam jangka waktu 7 hari kerja.

Kata Zainal Abidin halangan-halangan yang selama ini ditemui dalam pengurusan hak tanggungan secara konvensional kini sudah bisa diatasi dengan sistem elektronik.

Pasalnya, ketiga pihak yakni Bank NTT, Badan Pertanahan Kabupaten Lembata dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) sudah bekerja sama dalam hal validasi data dan input data hingga terbit hak tanggungan elektronik.

"Ini salah satu gebrakan dari Kementerian ATR/BPN karena tahun 2020 program menteri ATR/BPN itu tahun kualitas data, 2021 dan 2020 berbasis elektronik, dan 2023 jaminan hak atas tanah berbasis, kemudian tahun 2024 institusi berstandar dunia," ungkapnya.

Dia sangat berharap dengan sistem elektronik yang sudah diterapkan ini nasabah Bank NTT lebih banyak dan nilai agunan lebih besar sehingga berpengaruh pada mutu dan aset Bank NTT di Lembata.

Zainal Abidin menerangkan pada masa ini pelayanan Kantor Pertanahan tidak ada lagi yang manual ke dan sudah dialihkan dengan sistem digital.

"Ini kita keluarkan hak tanggungan elektronik pertama di Lembata. Pecah telur di Lembata, keberhasilan hak tanggungan elektornik itu tergantung tiga pihak Bank NTT, Pertanahan dan PPAT dan Bank NTT sebagai inisiator supaya bank lain bisa ikut," sebutnya.

Sementara itu, Bank NTT Cabang Lewoleba menyambut baik hal ini. Pimpinan Bank NTT Cabang Lewoleba Ruben Ludji mengungkapkan hak tanggungan elektronik tentu sudah sesuai dengan regulasi Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Nomor 9 Tahun 2019 tentang Pelayanan Hak Tanggungan Terintegrasi Secara Elektronik yang mulai berlaku sejak diundangkan yaitu sejak tanggal 21 Juni 2019 (Permen ATR/KBPN 9/2019).

Ruben mengakui banyak kemudahan yang didapat dengan sistem hak tanggungan elektronik termasuk efisiensi dan efektivitas jangka waktu penerbitan satu minggu.

"Ini juga soal bagaimana kita melihat banyak hal yang mengakomodasi kepentingan kita soal kekuatan hukum dari SHT karena kita tidak perlu tunggu kepala pertanahan tandatangan lagi," ungkapnya.

"Kuncinya itu ada di pertanahan, PPAT dan bank. Ini perdana di NTT dan pendaftaran itu baru kita dan kantor pusat," katanya seraya meminta tim pertanahan melakukan sosialisasi mengenai Hak Tanggungan Elektronik bagi para pegawai Bank NTT Cabang Lewoleba.

Dinas Kependudukan dan Capil Sikka Batasi Pelayanan Dokumen Kependudukan

Keluarga Sebut Fidelis Pranda Tutup Usia Setelah Jalani Operasi Tumor Otak di Bali

Batasi Peziarah Dari Wilayah Tertular Covid-19, Semana Santa di Larantuka Tetap Dilaksanakan

Hadir juga pada kesempatan itu, PPAT Herryanto Wijaya dan Kasi Hubungan Hukum Pertanahan Herlina serta Wakil Pimpinan Bank NTT Cabang Lewoleba Lorenzo Andi Bere Mau.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo)

Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved