Pria ODP Covid-19 Asal Lembata Jalani Operasi Usus Buntu

Pria asal Kabupaten Lembata yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (OPD) virus corona atau Covid-19 jalan operasi usus buntu

POS-KUPANG.COM/EGINIUS MO'A
Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Sikka, Petrus Herlemus memberikan keterangan, Minggu (156/3/2020) di Rumah Jabatan Bupati Sikka tentang penanganan dua pasien OPD Covid-19 di RSUD dr.TC.Hillers Maumere, Pulau Flores. 

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Pria asal Kabupaten Lembata yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (OPD) virus corona atau Covid-19, Minggu (15/3/2020) siang ini menjalani operasi usus buntu di RSUD dr.TC.Hillers Maumere, Pulau Flores.

Ia diisolasi di RSUD Maumere bersama istrinya mulai Sabtu (14/2/2020) tengah malam pukul 24.23 Wita setelah dirujuk dari RSUD Lewoleba di Pulau Lembata hari Sabtu siang. Keduanya tiba di RSUD Maumere, sempat diisolasi semalam di RSUD Lewoleba.

Mantan Pimpinan DPRD TTS Sebut RDP Terlalu Dipaksakan

"Tadi malam diperiksa tiga dokter ahli menyatakan negatif Covid-19. Memang mengalami demam dan pilek, tetapi kemungkinan karena sakit usus buntu yang sudah akut," terang Kepala Dinas Kesehatan Sikka, Petrus Herlemus, mendampingi Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo,Minggu siang di Maumere.

Herlemus menjelaskan kedua pasien ODP pasangan suami-istri telah lewat 14 hari berada di Indonesia sepulangnya dari Inggris, 29 Februari 2020. Mereka sempat di Jakarta sampai tangga;9 Maret sebelum bertolak ke Lewoleba.

Dinas PMD-P3A Nagekeo Adakan Sosialisasi Sekolah Ramah Anak

Kedua pasien ini, kata Herlemus, merupakan rujukan antarkabupaten yang dikoordinir Dinas Kesehatan Propinsi NTT telah mendapat restu Bupati Sikka di rujuk ke Maumere. Namun sebelum kehadiran kedua pasien ini bupati mengarahkan dilakukan antisipasi.

"Yang ditujuk bukan suspect Covid-19, tetapi salah satunya menderita apendix pevorosis (usus bantu) akut yang harus segera dioperasi," tegas Herlemus.

Namun karena status pasien ODP, sehingga penanganannya mengikuti prosedur dan tata laksana yang sudah ditetapkan Badan Kesehatan Dunia PBB, WHO dalam penanganan Covid-19.

"Tadi lama ketika tiba di RSUD Maumere, ditangani sesuai prosedur. saat ini berada di ruang isolasi. Siang ini dioperasi, karena dokter ahli bedah sudah tiba dari Kupang melakukan operasi apendix," tandas Herlemus.

Setelah operasi, bila dalam tempo tiga sampai empat haru telah sehat akan dipulangkan ke Lewoleba. RSUD Lewoleba yang akan memantau selanjutnya.

Dalam penanganan di RSUD Maumere, demikian Herlemus, sampel darah pasien akan diambil dan dikirim pemeriksaan di laboratorium Kementrian Kesehatan di Jakarta.

"Peralatan hari ini sudah tiba di Maumere. Kita harapkan pengambilan darahnya dilakukan sebelum operasi," katanya.

Herlemus menjelaskan, hasil pemeriksaan laboratorium akan diketahui setelah beberapa hari. Namun, dari rekam jejaknya, pasangan suami istri telah lebih dari 14 hari berada di Indonesia. Inggris. (laporan wartawan POS-KUPANG.COM, eginius mo'a)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved