Breaking News
Rabu, 3 Juni 2026

Cegah DBD dari Murid SDK Riit, Sikka, Tiap Dua Jam Bersihkan Sampah

Serangan penyakit demam berdarah dengue ( DBD) menjangkiti lima murid SDK Riit di Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, memberikan pelajaran berharga

Tayang:
Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/EGINIUS MO'A
Murid SDK Riit di Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, Rabu (11/3) pagi kerja bakti membersihkan sampah di lingkungan sekolah itu. Hal ini dilakukan untuk memberantas sarang nyamuk (PSN) yang diduga menjadi pemicu demam berdarah 

"Jadi, gerakan pemberantas sarang nyamuk (PSN) massal, selain memberantas sarang nyamuk, ini juga momentum kita melakukan pembenahan," ungkap Roberto.

Pada Senin (9/3/2020) hingga 14 hari ke depan, Roberto telah menginstruksikan seluruh pihak melaksanakn gerakan pemberantasan sarang nyamuk secara massal.

Direktur RSUD Tc Hillers Maumere, Dr Marietha LD Weni menjelaskan selama pemerintah menetapkan status KLB DBD, BPJS tidak menanggung biaya perawatan pasien. Pasien DBD akan dibiayai oleh Pemerintah Kabupaten Sikka dengan dana tanggap darurat.

Sementara itu Kabag Humas Kabupaten Sikka, Very Awales menjelaskan dana tanggap darurat KLB DBD disesuaikan dengan pengajuan 3 rumah sakit yakni RSUD Tc Hillers Maumere, Kewapante, dan Lela. Dana tanggap darurat disiapkan sejak penetapan status KLB DBD tahap pertama hingga keempat.

"Masyarakat tidak perlu ragu dan khawatir membawa keluarga yang ada gejala DBD ke rumah sakit. Selama ini, begitu banyak warga yang membawa keluarga ke rumah sakit. Itu artinya tidak ada kekhawatiran dari mereka untuk masuk rumah sakit," ujar Very. (egi mo'a)

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved