Antisipasi Virus Corona, Dinkes Sumba Timur Minta Petugas Medis Puskesmas Kenakan Masker

Antisipasi virus corona, Dinas Kesehatan Sumba Timur minta Petugas Medis Puskesmas kenakan masker

Penulis: Robert Ropo | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/ROBERT ROPO
Ruangan lobi Kantor Dinas Kesehatan Sumba Timur 

Antisipasi virus corona, Dinas Kesehatan Sumba Timur minta Petugas Medis Puskesmas kenakan masker

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Untuk mengantisipasi dan mencegah wabahnya virus corona di Sumba Timur, Pemerintah Kabupaten Sumba Timur ( Pemkab Sumba Timur) melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Timur mengambil sejumlah tindakan. Salah satunya adalah meminta kepada petugas-petugas medis yang ada di puskesmas-puskesmas untuk mengenakan alat pengaman diri seperti masker.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Timur, Dr.Chrisnawan Try Haryantana melalui Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Timur, Jonker Telnoni menyampaikan itu kepada POS-KUPANG.COM, Selasa (10/3/2020) siang.

C & A Sentra Kuliner Pilot Project Penggunaan QRIS di Kota Kupang

Jonker menjelaskan, terkait dengan antisipasi pencegahan dan penanganan virus corona atau Covid-19 pihak Pemerintah Kabupaten Sumba Timur sudah melakukan rapat koordinasi lintas sektor yang berlangsung di Rujab Bupato, Minggu (8/3/2020) kemarin. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Sumba Timur, Drs. Gidion Mbilijora, M.Si.

Kemudian pihak Dinas Kesehatan langsung menindaklanjuti rapat tersebut dengan menggelar rapat bersama tiga rumah Sakit di Kota Waingapu, Semua Puskesmas dan juga pihak Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP) guna melakukan pertemuan persiapan pencegahan dan prnangan penyakit COVID-19 itu.

Dari hasil rapat itu jelas Jonker, pihaknya sepakat untuk melakukan sosialisasi terkait virus corona dan pencegahanya baik di rumah-rumah ibadah, sekolah, Puskesmas-Puskesmas, Desa, Kelurahan, Kecamatan dan tempat-tempat publik lainya. Namun Sosialisasi itu dengan catatan memberikan rasa nyaman dan tidak meresahkan masyarakat.

BBPP Kupang Selipkan Metode Inseminasi Buatan Kepada 30 Peserta Pelatihan di Desa Bipolo

"sosialiasinya berdasarkan pedoman penanganan virus corona itu dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS),"jelas Jonker.

Selain itu, berkaitan sosialiasi itu juga pihaknya akan melakukan sosialiasi dengan talk show di Radio. Narasumbernya dari Dokter Ahli, KKP dan Dinas Kesehatan Sumba Timur.

Jonker juga mengatakan, pihaknya juga berkoordinasi pemerintah Propinsi NTT, untuk mempersiapkan RSUD Umbu Rara Meha Waingapu menjadi rumah sakit rujukan penanganan virus Corona. Propinsi juga sudah mengeluarkan SK penunjukan RSUD tersebut sebagai rumah sakit rujukan virus corona.

"Jadi SK rujukan kita sudah terima, lebih lanjutnya kita menyiapkan ruang Isolasinya,"jelas Jonker.

Dikatakan salah satu langkah yang diambil atas keputusan bersama juga adalah membuatkan SK bagi Tim Kordinasi Tingkat Kabupaten. Saat sedang diproses SK tersebut dan untuk sementara sedang dikoreksi terkait SK itu.

Ketika ditanya apakah ditempatkan juga alat pendekteksi dini bagi suhu tubuh pasien di Puskesmas-Puskesmas dan juga di kantor publik lainya, Kata Jonker, alat tersebut hanya ditempatkan di pintu-pintu masuk yakni di Bandara UMK Waingapu dan juga Pelabuhan Waingapu.

"Kalau di Puskesmas penangananya hanya berdasarkan gejala. Kemudian petugas di Puskesmas juga kita sudah sarankan dan berdasarkan kesepakatan bersama untuk mereka menggunakan alat pelindung diri (APD) seperti masker,"jelas Jonker.

Jonker juga mengatakan, antisipasi lain untuk penangan virus corona ini dengan memperkuat KKP, sebab petugas KKP sangat kekurangan tenaga untuk melakukan pendekteksian dini bagi pasien yang terindikasi virus corona di Bandara maupun di Pelabuhan. Karena itu, Dinas Kesehatan Sumba Timur memberikan bantuan tenaga.

"Karena KKP kekurangan tenaga, maka Dinas Kesehatan memberikan mereka bantuan tenaga. Untuk di Bandara UMK Waingapu akan diback up oleh petugas dari Puskesmas Kambaniru, di Pelabuhan Pelni dan Pelabuhan Rakyat Waingapu akan diback up oleh petugas dari Puskesmas Waingapu dan Pelabuhan ASDP Ferri Waingapu akan di back up oleh petugas dari Puskesmas Kanatang,"jelas Jonker.

Sementara itu, pantauan POS-KUPANG.COM di Puskesmas Kota Waingapu yang berada di Jalan Jendral Ahmad Yani itu tanpak orang yang masuk tidak dites dengan menggunakan alat pendekteksi dini. Tanpak warga yang berada di dalam ruangan lobi Puskesmasitu juga tidak mengenakan masker. Hanya terlihat sejumlah petugas medis yang mengenakan masker biasa bukan masker M-95.

Begitu juga dengan di Kantor Dinas Kesehatan Sumba Timur, tidak terlihat petugas yang sedang mendekteksi menggunakan alat pendekteksi suhu tubuh atau thermal scanner bagi petugas yang masuk keluar kantor itu. Terlihat juga hanya sejumlah petugas saja yang mengenakan masker. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)

Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved