Nadia Riwu Kaho: Saya Bercerita kepada Tuhan

Kontestan asal NTT, Nadia Riwu Kaho dinobatkan sebagai Runner Up 2 Miss Indonesia 2020

Nadia Riwu Kaho: Saya Bercerita kepada Tuhan
ISTIMEWA
Nadia Riwu Kaho

POS-KUPANG.COM - Kontestan asal NTT, Nadia Riwu Kaho dinobatkan sebagai Runner Up 2 Miss Indonesia 2020. Gadis yang akrab disapa Nadia ini merupakan kontestan asal NTT pertama yang tembus babak final, terhitung sejak kontes kecantikan ini digelar tahun 2005. Prestasi ini tentunya membuat bangga masyarakat NTT.

Apa makna penghargaan baginya? Kepada siapa penghargaan didedikasikan? Apa yang hendak dilakukannya? Wartawati Pos Kupang Apolonia Matilde Dhiu mewawancarai Nadia Riwu Kaho di Kupang, Selasa (3/3). Berikut petikannya:

Mengapa Anda tertarik mengikuti ajang Miss Indonesia?

Awalnya saya mengikuti ajang Miss NTT pada bulan November 2019 lalu. Saya utusan dari Kabupaten Kupang dan bersaing dengan teman-teman dari kabupaten/kota se-NTT. Saya terpilih, dan selanjutnya dikirim ke Jakarta untuk mengikuti audisi Miss Indonesia 2020. Setelah mengikuti audisi, ternyata saya juga masuk menjadi finalis.

Plafon Gedung DPRD Ende Jebol, Ini Tanggapan Sekwan DPRD Ende

Saya melengkapi beberapa berkas, dan pada bulan Januari melalui email, saya diinformasikan dan gelar saat ini Miss Indonesia NTT 2020. Berkat dukungan luar biasa dari Pemerintah Provinsi NTT, Kabupaten Kupang, Kota Kupang dan seluruh masyarakat NTT, saya dinobatkan menjadi Runner Up 2 Miss Indonesia 2020. Ini adalah pertama kalinya, daerah NTT masuk ke tiga besar nasional sejak ajang ini digelar.

Apa yang Anda rasakan setelah dinobatkan menjadi Runner Up 2 Miss Indonesia?

Saya ingin berterima kasih kepada Miss Indonesia 2020, saya bisa mendapatkan banyak perubahan sikap dan perilaku dan terpenting adalah pandangan hidup saya sebagai seorang perempuan, sebagai manusia, sebagai milenial, bahwa kehidupan adalah bukan sesautu yang tergantung pada orang lain.

Perdamaian di Sandosi

Kita adalah perempuan yang mandiri, bisa menjadi pemimpin tanpa memandang gender, perempuan adalah sesorang yang memiliki otoritas dan pemikiran yang sama dan sederajat dengan laki-laki. Mengikuti ajang Miss Indonesia 2020 saya menjadi lebih dekat dengan Tuhan. Karena sewaktu karantina, saya lakukan adalah bercerita kepada Tuhan, membaca Alkitab dan menulis. Saat karantina saya merasa lebih dekat dengan Tuhan.

Apa makna penghargaan bagi Anda, keluarga dan masyarakat NTT?

Saya memanfaatkan peluang yang ada untuk membanggakan orangtua. Selain itu, mempromosikan daerah NTT. Saya juga mempromosikan tempat saya kuliah yakni Jurusan Psikologi Undana. Yah, kalau bukan sekarang kapan lagi bisa meraih prestasi. Selain itu dapat mengangkat diri saya dan mematahkan stigma orang-orang bahwa seorang perempuan hanya cantik (look) saja, tanpa memiliki kepintaran. Bahkan, beberapa orang menyebut saya adalah orang dengan tingkat kepintaran rendah.

Halaman
123
Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved