Hari Ketiga Pasca Pertikaian, Desa Sandosi Dijaga Polisi dan Tentara

Berdasarkan informasi dari TNI, Polri dan kepala kampung/belen lewo Sandosi, suasana sekarang aman

POS-KUPANG.COM/FRANS KROWIN
Wakil Bupati Flores Timur, Agus Payong Boli 

Hari Ketiga Pasca Pertikaian, Desa Sandosi Dijaga Polisi dan Tentara

POS-KUPANG.COM|LARANTUKA--Hari ketiga, Sabtu (7/3/2020) pasca pertikaian berdarah yang menewaskan enam warga akibat saling klaim lahan, Kamis (5/3/2020) sekitar pukul 11.00 Wita di Desa Sandosi, Kecamatan Witihama, Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, tetap dijaga aparat Polri dan TNI.

Wakil Bupati Flotim, Agus Payong Boli, menyampaikan terima kasih kepada Polri dan TNI yang sangat sigap melakukan pengamanan pasca pertikaian, sehingga tidak membias.

“Berdasarkan informasi dari TNI, Polri dan kepala kampung/belen lewo Sandosi, suasana sekarang aman,” kata Agus Boli, kepada pos-kupang.com, Sabtu sore.

Agus Boli mengatakan, pemerintah daerah menghormati kedukaan dari para keluarga korban yang mengalami musibah ini. Ia mengatakan, fokus saat ini kepada keamanan. Pemulihan keamanan butuh waktu karena tahap budaya butuh waktu, dimulai dari pembicaraan tertutup secara budaya.

“Intinya kita hormati kedukaan yang dialami dan fokus ke keamanan supaya warga bisa beraktivitas. keamanan kita serahkan kepada TNI dan Polri,” ujar Agus Boli.

Danki 1 Yon B Por Maumere, Iptu Inacio Ximenes, dihubungi Sabtu sore juga membenarkan suasana di lokasi pertikaian aman dan terkendali. Masyarakat menjalankan aktivitasnya sebagaimana biasa.

Ximenes mengatakan, keluarga yang mengalami korban berkumpul di rumah-rumah duka mengadakan mete malam.

“Secara umum, kondisi sudah baik,” kata Ximenes.

Cerita Kepsek SMPN 1 Nubatukan Menguak Adanya Grup Online Maksiat di Lembata

Pilkada Mabar, KPU Sedang Lakukan Verifikasi Administrasi Calon Perseorangan

Harga Masker di Jakarta, Anies Baswedan Sebut Alhamdulillah, Rp 350.000 Bisa Beli, Surabaya GRATIS

Uskup Sipri Berkunjung ke Panti Renceng Mose dan SLB Karya Murni Ruteng

Pertikaian di Desa Sandosi, Kamis (5/3/2020) menewaskan enam warga menyita perhatian aparat Polri dan TNI disiagakan di lokasi.

Personil kemananan berasal dari Polres Flotim, Polres Lembata, Kodim Larantuka, Brimob Sikka, Brimob Ende dan Dalmas Polres Sikka. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Euginius Mo’a).

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved