PNS Berpoligami
Kabar Gembira Sekaligus Sedih, Pemerintah Izinkan PNS Pria Berpoligami, Lihat Dampaknya Menurut Ahli
Kabar Gembira Sekaligus Sedih, Pemerintah Izinkan PNS Pria Berpoligami, Lihat Dampaknya Menurut Ahli
Pernyataan Tjahyo Kumolo itu merupakan kabar gembira sekaligus kabar sedih.
Kabar gembira bagi PNS pria namun kabar sedih bagi para kaum hawa terutama isteri dari suami yang berstatus PNS.
Namun, kebijakan poligami untuk PNS pria tidak berlaku untuk PNS wanita. PNS wanita dilarang poliandri atau bersuami lebih dari satu.
• Istri Pertama Setuju Dimadu dan Bantu Sebar Undangan,Suami Berprofesi PNS Poligami, Lihat Fotonya
Hal itu ditegaskan Plt Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Paryono.
Paryono mengatakan, ASN wanita tidak boleh berpoliandri (bersuami lebih dari satu).
"Ya gak bisa," ucapnya saat dimintai konfirmasi terkait PNS Wanita berpoliandri.
PNS pria boleh menikah atau memiliki pasangan lebih dari satu (poligami), tetapi PNS Wanita tidak boleh (poliandri).
• Perempuan Ini Antar Suami Menikah Lagi Termasuk Siapkan Mas Kawin, Ada Alasan Izinkan Suami Poligami
Paryono juga menjelaskan, jika ASN pria hendak berpoligami maka harus meminta izin istrinya, atasannya hingga menteri.
"Pasal 4 PP 45/1990 merupakan perubahan dari PP 10/1983 tentang izin perkawinan dan perceraian bagi PNS," ucap Paryono memberikan penjelasan bahwa adanya peraturan tertulis mengenai hal tersebut.
Kemudian, Paryono menambahkan bahwa ketika izin sudah dituliskan ke menteri, Jaksa Agung, pimpinan BUMN, dan BUMD tidak otomatis diperbolehkan.
"Kan ada alasan-alasan kenapa dia mau beristeri dua (lebih dari satu) dan pejabat bisa memberi atau menolak memberikan izin," ucap Paryono.
Dampak poligami
Pilihan berpoligami oleh seorang pria memiliki sejumlah risiko kesehatan yang dapat menerpa pihak wanita, baik yang menjadi istri pertama maupun istri kedua atau selanjutnya.
Risiko kesehatan tersebut bukan hanya dapat menyerang dari sisi medis, melainkan juga sisi psikologis.
• Daftar Pernikahan 5 Ustaz Ini Berujung Perceraian , Poligami Juga Jadi Sebab Termasuk Abdul Somad
Sisi medis