Perang Tanding di Adonara Flotim

Wabup Agus Boli Minta Kepolisian dan TNI Kirim Pasukan dan Siaga di Desa Sandosi

Terkait perang tanding di Adonara, Wabup Flotim Agus Payong Boli minta kepolisian dan TNI kirim pasukan dan siaga di Desa Sandosi

Penulis: Eugenius Moa | Editor: Kanis Jehola
ISTIMEWA
Wakil Bupati Flores Timur, Agus Payong Boli 

Terkait perang tanding di Adonara, Wabup Flotim Agus Payong Boli minta kepolisian dan TNI kirim pasukan dan siaga di Desa Sandosi

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Wakil Bupati Flores Timur ( Wabup Flotim), Agus Payong Boli Ia minta pihak kepolisian dan TNI agar mengirim pasukan lebih banyak dan siaga di Desa Sandosi dan sekitarnya sebelum korban di bawa masuk kampung karena situasi rusuh bisa saja terjadi saat itu.

"Kepada seluruh warga Lamaholot Flores Timur mari kita mendoakan agar masalah ini segera diselesaikan dan korban tidak lagi bertambah. Pemerintah juga menyampaikan turut berdukacita atas tragedi kematian saudara-saudara kita di Sandosi dalam konfik tanah ini. Semoga Tuhan menghapus dosa mereka dan menerima arwah mereka di sisi-Nya dan keluarga dikuatkan dalam kedamaian sejati," katanya.

Wabup Flotim Minta Pemerintah Desa Sandosi Imbau Suku-suku Lain Jangan Terprovokasi

Agus Boli mengatakan telah meminta pemerintah Desa Sandosi agar mengimbau suku-suku lain jangan terprovokasi dan masing-masing suku yang bertikai menahan diri supaya jangan lagi bertambah korban.

"Kepada para camat se-daratan Pulau Adonara dan desa-desa lain, saya mengimbau dan menahan masyarakatnya jika punya niatan membantu suku-suku yang lagi bertikai di Desa Sandosi karena di Adonara secara lamaholot ada namanya "nara" atau sekutu lintas desa dan wilayah.

Salah satu korban   dalam   pertikaian  masalah tanah di  Desa  Sandosi, Kecamatan  Witihama,  Pulau  Adonara, Kabupaten  Flores  Timur, Kamis   (5/3/2020).
Salah satu korban dalam pertikaian masalah tanah di Desa Sandosi, Kecamatan Witihama, Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, Kamis (5/3/2020). (ISTIMEWA)

Biarkan pemerintah dan aparat keamanan menyeselesaikan masalah yang ada. Kepada warga masyarakat agar tidak boleh membuat di medsos hal-hal yang provokatif peruncing keadaan disana.

"Jika ada yang menulis bernada provokatif atau ujaran kebencian, saya minta Kapolres tangkap pihak-pihak yang dengan sengaja provokasi para pihak," kata Agus Boli.

Korban ke-12 DBD Meninggal di RSUD Maumere

Untuk diketahui, enam warga Desa Sandosi di Kecamatan Witihama, Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur (Flotim), Kamis (5/3/2020) sekitar pukul 10.00 Wita diduga terbunuh dalam perang tanding perebutkan lokasi tanah di Weluweta.

"Saya baru komunikasi lewat telepon dengan BPD dan aparat Desa Sandosi, diketahui korban meninggal dunia enam orang dan luka-luka belum diketahui keberadaan karena lokasinya cukup jauh dari Desa Sandosi," kata Wabup Flotim, Agus Payongh Boli, kepada POS-KUPANG.COM, Kamis (5/3/2020) petang. (laporan wartawan POS-KUPANG.COM, eginius mo'a).

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved