Liga 1 2020
Ini Dilakukan Dokter Tim Persib Bandung Menjaga Kesehatan Pemain Maung Info, Heboh Corona
PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) baru saja menunda laga Persija melawan Persebaya dikarenakan virus corona sudah masuk Indonesi
POS KUPANG.COM--PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) baru saja menunda laga Persija melawan Persebaya dikarenakan virus corona sudah masuk Indonesia.
Di sisi lain tim Maung Bandung pekan ini akan melakukan tandang ke Malang.

Dokter Persib Bandung Raffi Ghani pun sudah mengantisipasi hal tersebut dan menyarankan kepada para pemain untuk tetap menjaga kebersihan dan kesehatan.
"Untuk meningkatkan daya tahan tubuh itu ya kalau ada waktu istirahat lakukan waktu istirahat dengan baik, asupan makanan yang seimbang, perbanyak sayuran dan buah-buahan," ungkap Raffi Ghani.
Soal lawatan ke Malang, Raffi Ghani sudah menyarankan kepada para pemain Persib jika bertemu orang yang tidak dikenal, harus menggunakan masker.
• Ini Harga Tiket Arema FC vs Persib Bandung, Main Minggu 8 Maret, Simak Jadwal Liga 1 2020 Info

"Kecuali misalnya seperti besok traveling artinya kita tidak tahu hubungannya dengan orang-orang yang tidak dikenal nanti kita menggunakan masker nanti kita bekali handyclean untuk pembersih tangan. Pada saat traveling," jelasnya.
Selain itu, para pemain diberikan saran untuk melakukan olahraga jika Persib Bandung ada libur.
"Kegiatan diluar dibiasakan setelah melakukan aktivitas atau mau melakukan misalnya yang bersangkutan dengan makanan dan minuman dia selalu mencuci tangan yang bersih menggunakan sabun," jelasnya.
Sementara itu, Raffi Ghani menjelaskan soal virus corona secara teori dia hidup didalam jaringan. Diluar jaringan dia mati. Corona ini sama seperti dulu sars atau mers.
• Pelatih Bajul Ijo Aji Santoso Tak Keberatan Laga Persija vs Persebaya Surabaya Ditunda, Info

Virus tersebut bisa menularnya bisa lewat percikan ludah. Kalau penderitanya batuk nempel di peralatan atau media yang pernah dia pegang.
"Terus pada saat kondisi tubuh kita turun, terus kita pegang peralatan itu atau media yang terkontaminasi virus corona bisa tertular. Artinya begini, ini kan namanya virus, sampai saat ini belum ada obatnya. Obatnya itu adalah daya tahan tubuh kita sendiri," kata Raffi.
