Wabup Kupang Puji Manajemen SDN Dendeng yang Jaga Kepercayaan Donatur
Jerry Manafe memuji pola pembangunan ruang kelas baru (RKB) yang menggunakan dana bantuan yang dikerjakan secara swakelola.
Penulis: Edy Hayong | Editor: Rosalina Woso
Wabup Kupang Puji Manajemen SDN Dendeng yang Jaga Kepercayaan Donatur
POS-KUPANG.COM I OELAMASI--Wakil Bupati (Wabup) Kupang, Jerry Manafe memuji pola pembangunan ruang kelas baru (RKB) yang menggunakan dana bantuan yang dikerjakan secara swakelola.
Dana bantuan dari Tzu Xing Foundation (TX Foundation) di Taiwan bekerjasama dengan YAPPIKA-Action Aid, Bengkel APPeK sebesar Rp Rp 467.841.000, diperuntukan buat tiga RKB. Namun, manajemen bersama panitia dengan dana itu mampu menambah satu RKB, satu UKS, dua unit water closed dan rehab ruangan lain yang rusak ringan.
Wabup Kupang, Jerry Manafe dihadapan Direktur YAPPIKA-Action Aid Jakarta, Fransisca Fitri, Perwakilan Tzu Xing Foundation (TX Foundation) Mr. Cheng-Ta Hsieh dan MrS. Han Jung Lin, Direktur Bengkel APPeK, Vinsen Bureni, Kadis Dikbud, Imanuel Buan, juga para orangtua/wali dan undangan lain di SDI Dendeng, Kupang Tengah, Selasa (25/2) menyampaikan terima kasih berulang-ulang.
Dirinya atas nama pemkab Kupang merasa terbantu oleh oleh pihak swasta dalam menangani persoalan pendidikan di daerah ini. Masih banyak gedung SD yang kondisinya memprihatinkan dan dengan APBD yang terbatas, tidak mampu menyelesaikan semuanya.
"Kami sangat berterima kasih buat Tzu Xing Foundation (TX Foundation) Mr. Cheng-Ta Hsieh dan MrS. Han Jung Lin, Direktur Bengkel APPeK, Vinsen Bureni yang membantu empat sekolah dengan bangunan RKB dan UKS," katanya.
Jerry Manafe merasa bangga dengan manajemen SDI Dendeng bersama panitia, komite, tokoh agama, yang telah menjaga kepercayaan yang diberikan donatur.
"Saya minta kepala sekolah, guru dan anak-anak, jaga gedung sekolah ini. Guru didik anak yang baik sehingga menjadi manusia yang berguna," pintanya.
RKB yang ada, katanya, bukan kehebatan kepsek tapi karunia Tuhan. Bantuan ini jadi kenangan sepanjang masa. Dirinya terharu karena pemda dan stakeholder di wilayah ini sampai kapanpun belum bisa lakukan seperti yang ditunjukan YAPPIKA-Action Aid Jakarta dan Bengkel APPeK NTT ini.
Kepala TK-SDN Dendeng. Susana Benufinit mengakui dana yang diberikan donatur sebesar
Rp 467.841.000. Dalam rencana sesuai kesepakatan akan dikerjakan tiga ruangan.
"Tapi panitia berupaya sehingga ditambah satu lagi RKB, satu ruangan UKS dan dua WC juga rehab bangunan yang rusak berat. Setelah peresmian kami akan gunakan KBM pagi hari dan tidak shif lagi," katanya.
Direktur YAPPIKA-Action Aid Jakarta, Fransisca Fitri, mengatakan, pihaknya membantu di Kabupaten Kupang 18 sekolah. Kedepan akan ada kerjasama lagi namun pemda perlu menyiapkan infrastruktur pendidikan sehingga 5 tahun persoalan gedung yang rusak dapat diselesaikan.
"Minimal dengan kerjasama kita ini, kedepan 75 persen sekolah dasar di Kabupaten Kupang sudah tembok semuanya. Kami cari sumber pendanaan lain diluar. Ini program sekolah aman di Kabupaten Kupang," katanya.
Dirinya berterima kasih buat wabup yang ikut mendukung program pembenahan sekolah darurat di daerah ini. Pihaknya siap bekerja sama.
"Saya cuma minta susun kebijakan untuk infrastruktur pendidikan secara bersama-sama sehingga lima tahun kedepan persoalan gedung sekolah darurat bisa sama-sama kita atasi," pintanya.
• Perlintasan WNI Ilegal Jadi Sorotan Pemerintah Timor Leste
• Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat : Ini Isu yang Memalukan NTT
• 5 Kebiasaan yang Salah di Pagi Hari Yang Bikin Gagal Turunkan Berat Badan
• Cari Tahu Penyebabnya ! Mengapa Ada Wanita Punya Libido Tinggi &Tak; Puas saat Berhubungan Intim
MrS. Han Jung Lin merasa senang karena kepercayaan yang diberikan dilaksanakan dengan baik. Lembaganya ini memiliki visi membantu sekolah agar anak belajar dengan layak dan masa depan yang cerah.
"Ini banyak orang di Indonesia kita bantu bangun sekolah bersama. Tidak peduli warna kulit tapi cinta kasih bangun pendidikan,' katanya.(Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong)