Sosialisasi di Lembata, Ramadhan: Universitas Muhammadiyah Kupang Kampus Multikultural

Sosialisasi di Lembata, Ramadhan Jamhar: Universitas Muhammadiyah Kupang kampus multikultural

Sosialisasi di Lembata, Ramadhan: Universitas Muhammadiyah Kupang Kampus Multikultural
POS-KUPANG.COM/Ricko Wawo
Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Muhammadiyah Kupang (UMK) mulai dilakukan di beberapa SMA di Kabupaten Lembata pada Sabtu (22/2/2020). 

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA - Sosialisasi di Lembata, Ramadhan Jamhar: Universitas Muhammadiyah Kupang kampus multikultural. Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Muhammadiyah Kupang ( UMK) mulai dilakukan di Kabupaten Lembata pada Sabtu (22/2/2020).

Sosialisasi dilakukan di berbagai Sekolah Menengah Atas di tiga tempat, yakni di Lewoleba, Ile Ape dan Kedang. Sosialisasi dilakukan oleh dosen muda UMK Ramadhan Jamhar dan ditemani seorang mahasiswa UMK Karim Lamadike.

Di Nagekeo Kampung Pajoreja Menuju Digitalisasi Eco Tourism

Ditemui POS-KUPANG.COM, Senin (24/2/2020), Ramadhan menerangkan UMK merupakan kampus yang sudah terakreditasi B. Selain itu, kampus ini juga termasuk Kampus Multikultural.

"Hilangkan pandangan bahwa kampus UMK adalah kampus khusus mahasiswa Islam karena semua etnik, suku, budaya dan agama ada di UMK layaknya miniatur Negara Indonesia," terang Dosen Bahasa dan Sastra Indonesia ini.

Ramadhan merincikan, presentasinya yakni mahasiswa Islam 25% dan non muslim (Kristen Katolik dan Kristen Protestan) 75%.

Lagu Gemu Famire, Nyong Frangco Bisa Biaya Hidup Sekeluarga

Selain itu, dirinya menuturkan sejak dulu UMK memang terkenal merupakan kampus dengan biaya murah karena manajemen kampus sangat peduli dengan masyarakat kecil.

Sistem pembayaran SPP bisa dibayar bertahap dan tanpa biaya SKS.

"Tenaga dosen berkualifikasi S2, S3 dan Guru Besar yang ahli di bidangnya masing-masing. Lulusan UMK telah mencapai 12 ribu lebih yang sudah tersebar di berbagai instansi di negeri ini. Salah satunya adalah guru sehingga ini sangat memudahkan kami dalam kegiatan sosialisasi ini karena hampir semua sekolah yang kami datangi guru-gurunya adalah alumni UMK," urai dosen yang juga menjabat Sekretaris Pusat Bahasa UMK itu.

Di samping itu, di hadapan para siswa, Ramadhan menjelaskan semua program studi di UMK telah terakreditasi.

Pihak kampus juga selalu memberi pelayanan kesehatan bagi semua Civitas Akademi UMK karena mereka telah bekerjasama dgn Klinik Kesehatan Aisyiyah dan mahasiswa bisa berobat secara gratis selama masa perkuliahan.

"UMK ini kampus dengan Program KKNDik & PPL Internasional. Tahun ini telah dikirim beberapa mahasiswa untuk KKN di luar negeri Malaysia yakni di Kuala Lumpur," jelasnya.

"Letak kampus sangat strategis di tengah kota. Sangat dekat dengan tempat rekreasi Tamnos, Lippo dan transmart yang bisa dijangkau dengan jalan kaki dari UMK," sebut Ramadhan.

Sementara itu, Karim dalam kesempatan sosialisasi mengatakan dia dilibatkan dalam agenda agar bisa menceritakan pengalaman nyata sebagai mahasiswa di UMK.

Salah satunya adalah kampus dengan gedung-gedung baru bertingkat yang juga dilengkapi berbagai fasilitas seperti Wifi Corner, Laboratorium Komputer, Lab Bahasa, Lab Biologi, Lab Micro Teaching, Lab Perikanan dan hampir semua ruang kuliah ber AC.

"Hobi olahraga mahasiswa juga bisa tersalurkan di UMK, seperti bola kaki, futsal, voli, tenis meja," pungkas Karim. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo)

Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved