Hi Moms, Kenali 6 Tanda Keracunan Makanan yang Bisa Dialami Siapa Saja
Kalau sudah keracunan makanan dan tidak ditangani dengan cepat, bisa menjadi masalah kesehatan yang serius, lo.
Gejala kedua yang paling sering dialami adalah mual dan muntah. Sama seperti diare, mual dan muntah sebetulnya adalah refleks alami tubuh untuk mengeluarkan kuman penyebab penyakit.
Infeksi memicu organ pencernaan memproduksi lebih banyak cairan yang membuat perut terasa tidak nyaman.
Alhasil, kita merasa mual dan bisa berakhir muntah-muntah.
3. Perut Kram dan Mulas
Perut yang terasa mulas atau sakit melilit, bahkan kram, sering terjadi setelah mengonsumsi sesuatu mengandung kuman.
Saat bakteri, virus, atau parasit menyerang sistem pencernaan, perut akan memberi sinyal ke otak untuk memberi tahu ada sesuatu yang salah pada tubuh.
Pada gilirannya, otak akan memerintahkan otot-otot usus untuk mengejang dan melemas berulang kali.
Nah, proses tersebutlah yang membuat perut Anda terasa kram atau mulas.
Kontraksi otot perut bertujuan untuk mendorong feses yang berisi kuman agar cepat keluar dari tubuh lewat anus.
4. Sakit Kepala
Pusing dan sakit kepala bisa dirasakan sebagai gejala keracunan makanan selain muntah atau diare parah
Sakit kepala umumnya akan muncul apabila demam tinggi. Komplikasi keracunan makanan berupa dehidrasi juga umumnya rentan menimbulkan sakit kepala.
5. Demam
Beberapa orang yang keracunan makanan kadang mengalami demam ringan.
Demam pada dasarnya adalah efek dari peradangan di dalam tubuh, yang terjadi saat sistem imun sedang aktif melawan infeksi.
• 5 Camilan Sehat Ini Bisa Mengatasi Depresi
• Benarkah Cara Cek Kesehatan Jantung Dengan Es Batu ? Simak Penjelasan Medis !
• Kenali 4 Tipe Perselingkuhan Guys Agar Kamu Tidak Menjadi Korbannya
• Begini Upaya Pemkot Kupang untuk Kaum Millenial di Kota Kupang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/diduga-keracunan-makanan-acara-pernikahan-60-warga-merauke-sakit-perut-demam-dan-mual-mual.jpg)