NTT Jadi Pusat Perhatian Jokowi, Begini Kata Danrem 161 Wirasakti Kupang

Provinsi NTT jadi pusat perhatian Jokowi, begini kata Danrem 161 Wirasakti Kupang

Penulis: Ryan Nong | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Danrem 161 Wirasakti Brigjen TNI Syaiful Rahman S.Sos saat coffe morning bersama wartawan di Makorem 161 Wirasakti Kupang pada Senin (17/2/2020). 

Provinsi NTT jadi pusat perhatian Jokowi, begini kata Danrem 161 Wirasakti Kupang

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT) kini menjadi pusat perhatian dan pembangunan pemerintah pusat. Oleh karenanya, peluang emas tersebut harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk berkiprah.

Demikian pesan Danrem 161 Wirasakti Kupang Brigjen TNI Syaiful Rahman S.Sos di hadapan para wartawan saat menggelar Coffe Morning di Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Ini Target Pembangunan Jalan Provinsi di NTT Tahun 2020

Danrem mengatakan, selama dirinya menjabat, terhitung Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah enam kali mengunjungi NTT. Hal itu katanya menjadi bukti sahih bagaimana perhatian pemerintah pusat kepada provinsi kepulauan yang berada di selatan nusantara ini.

"Itu bukti, selama ini presiden datang sering. Enam kali selama menjabat, itu luar biasa, itu wujud perhatian pemerintah pusat bagi NTT," ujar Brigjen Syaiful.

Ia mengatakan, hal tersebut tentunya menjadi peluang Provinsi NTT untuk lebih cepat berakselerasi dan lebih cepat maju laiknya daerah lain di wilayah Barat.

Babinsa Pimpinan Upacara Bendera di SD GMIT Manusia 1 Kupang

"Ini peluang bagi kita untuk berkiprah," katanya mengingatkan.

Saat ini dua wilayah di NTT yakni Labuan Bajo dan Rote telah go Internasional khususnya di bidang pariwisata. Harapannya, daerah atau wilayah lainnya juga dapat "berbicara" di level yang lebih tinggi.

"Kita harus go regional, karena Labuan Bajo sama Rote sudah go Internasional," kayanya.

Khusus terhadap para pewarta, jenderal bintang satu ini mengajak untuk terus meningkatkan kualitas pewartaan dan sumber dayanya.

"Kualitas sumber daya pewartaan kita harus lebih bermutu, khususnya untuk menulis NTT," pesannya

"saya ingin agar pewarta disini hebat hebat, kalau perlu boleh bisa berbicara di level Internasional. Harus lebih berkualitas, harus lebih punya kapabilitas, harus lebih bijak," tambahnya.

Ia mengatakan, hal tersebut butuh perluas wawasan, jaring pertemanan, komitmen, istiqomah dan konsistensi serta kemauan belajar secara terus menerus.

Demikian pula dengan hubungan kemitraan antara pewarta dan TNI, harapannya dapat lebih berkualitas ke depan.

"Pasca kegiatan harus ada yang bermanfaat, kemitraan ini harus bermanfaat tidak hanya untuk TNI terapi juga buat masyarakat," katanya.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved