Jangan Diabaikan, 8 Manfaat Rebusan Daun Suji Ini Lebih Mujarab dari Obat
Daun bernama latin Dracaena Angustifolia ini warna hijau daun suji lebih pekat.
Lagi-lagi kandungan fitokimia khususnya flavonodi dan tanin pada daun suji juga berfungsi sebagai anti bakteri.
Oleh karena itu disentri biasanya disebabkan karena bakteri.
Demikian aktivitas anti bakteri-nya itu dapat dimanfaatkan daun suji untuk mengatasi disentri.
Selain disentri daun suji dapat mengatasi masalah lainnya disebabkan adanya bakteri.
Seperti dapat mengobati keputihan, karena jamur, penawar racun, menjaga pencernaan dan lain sebagainya.
7. Mengobati Sakit Gigi
Masih berkaitan dengan kandungannya anti bakteri, begitu pun dapat dimanfaatkan daun suji.
Sifatnya anti bakteri juga dapat mengatasi bakteri yang bersemayam pada gigi dan mulut.
Seperti masalah sakit gigi, hingga mengobati infeksi dari bakteri pada gusi.
8. Mengobati Sipilis dan Gonore
Selain dapat mengatasi infeksi diakibat bakteri pada gigi, daun suji dapat mengobati infeksi pada penyakit lainnya.
Seperti infeksi menular seksual (IMS), sipilis atau pun gonore.
Biasanya penyakit tersebut mengakibatkan keluarnya cairan nanah saat buah air kecil karna bakteri atau virus.
Demikian kandungan daun suji anti bakteri dapat dimanfaatkan untuk mengatasi penyakit tersebut.
Cara Mengolah Daun Suji
Sebagai obat herbal daun suji dapat diolah menjadi air rebusan untuk dikonsumsi.
Ambil 10 lembar daun suji, lalu bersihkan menggunakan air yang mengalir
Rebuslah menggunakan satu setengah liter air.
Lalu sisakan setengahnya, untuk diminum dua kali sehari.
Meski demikian masih belum dibuktikan secara klinis.
• Terkenal Mempan Atasi Rambut Rontok, Waspada 5 Efek Samping dari Lidah Buaya
• Kepoin Moms ! Tidak Sekedar Pemasok Energi, Bersama Si Kecil Saat Sarapan Dapat Menurunkan Obesitas
• Cara Raciknya Praktis dan Bahan Alami, Patut Dicoba 4 Manfaat Minuman Kunyit Jahe Untuk Kesehatan
• Wajib Tahu Guys, 5 Masalah Yang Bisa Terjadi Bila Anda Hobi Memakai Celana Legging
Namun beberapa kasus manfaat dan khasiat di atas dianggap dari penelitian yang dipercaya dari pengobatan tradisional.
Untuk lebih lanjut, Anda bisa melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter dan ahli herbal.(*)