PKL, Mahasiswa Prodi Keperawatan Waingapu Diminta Sosialisasikan Pencegahan DBD dan Stunting

Turun PKL, Mahasiswa prodi Keperawatan Waingapu diminta sosialisasikan pencegahan DBD dan stunting

PKL, Mahasiswa Prodi Keperawatan Waingapu Diminta Sosialisasikan Pencegahan DBD dan Stunting
POS-KUPANG.COM/ROBERT ROPO
Foto bersama usai kegiatan pembukaan PKL Mahasiswa Prodi Keperawatan Waingapu Poltekkes Kemenkes Kupang 

Turun PKL, Mahasiswa prodi Keperawatan Waingapu diminta sosialisasikan pencegahan DBD dan stunting

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Mahasiswa dari Politeknik Negeri Kesehatan Kementerian Kesehatan ( Poltekkes Kemenkes) Kupang Prodi Keperawatan Waingapu turun melakukan praktek kerja lapangan ( PKL) di Kelurahan Temu, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur.

Asisten III Sekda Sumba Timur, Lu Pelindima, S.Sos mewakili bupati Sumba Timur meminta kepada para mahasiswa untuk tidak boleh main-main atau hanya berhura-hura saat turun melakukan PKL.

Puluhan Warga Desa Oenenu Selatan Adukan Pejabat Kepala Desa ke Kejari TTU

Pemintaan itu disampaikan Lu Pelindima dalam sambutanya saat membuka kegiatan PKL Mahasiswa Prodi Keperawatan Waingapu Poltekkes Kemenkes Kupang yang berlangsung di Aula Kantor Camat Kanatang, Senin (17/2/2020).

Hadir dalam acara tersebut, Camat Kanatang, Yacub T.R.Ndjurumbaha, A.Md, Ketua Prodi Keperawatan Waingapu, Maria Kareri Hara, S.Kep.,Ns, M.Kes, Lurah Temu, Umbu Tehu, Kepala Puskesmas Kanatang, Oktavianus Ndamunamu, SKM, PJ Kemahasiswaan Prodi Keperawatan Waingapu, Domianus Namuwali, S.Kep, Ns, M.Kep, para dosen, para Ketua RT/RW Kelurahan Temu dan para mahasiswa peserta PKL.

Kepala BPS Manggarai Timur Minta Dukungan ASN Sukseskan Sensus Penduduk Online 2020

Lupe yang biasa disapa ini mengatakan, diminta kepada para mahasiswa untuk tidak boleh main-main sebab ini berkaitan dengan nyawa orang dimana mahasiswanya berasal dari bidang kesehatan. Para mahasiswa PKL betul-betul mewujudnyatakan di lapangan sesuai dengan ilmu apa yang diperoleh di kuliah dan juga perilaku juga perlu dijaga dengan baik dengan memberikan contoh yang baik kepada masyarakat selama PKL berlangsung.

Lupe juga meminta kepada para mahsiswa untuk mengsosialiasikan tentang DBD dan juga cara pencegahannya serta membangun kerja sama yang baik dengan para RT/RW, Camat, Lurah dan masyarakat. Pemda Sumba Timur kini juga melaksanakan gerakan Jumat Bersih pada setiap pekan mulai dari Kantor Daerah sampai ke tingkat desa/kelurahan terkait penanggulangan DBD ini.

"Jadi kalau mau hidup sehat tentu harus lingkungan tempat tinggal yang bersih mulai dari kamar tidur harus bersih sampai dengan di lingkungan tempat kerja kita masing-masing. Pakian tidak boleh digantung di kamar, dan bersihkan semua kaleng bekas, ban-ban bekas dan lainya yang berpotensi menjadi tempat sarang nyamuk,"pinta Lupe.

Lupe juga meminta kepada para mahasiswa juga mengsosialisasikan terkait cara pencegahan stunting selama PKL yang merupakan program nasional. Stunting disebabkan karena kosumsi makanan yang kurang bergizi.

Lupe juga meminta kepada lurah dan camat agar bersama untuk mendampingi dan membimbing para mahasiswa selama mensosialisasikan terkait penanggulangan DBD dan stunting ini. Lurah Temu dan Camat harus bahagia karena setiap kali ada kegiatan PKL Temu menjadi tempat pelaksanaanya.

Halaman
12
Penulis: Robert Ropo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved