Pembangunan Bendung Irigasi Baing Sumba Timur Tahap 1 Tahun 2019 Rampung
Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR, cq Ditjen Sumber Daya Air, Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II (BWS NT II), mulai tahun 2019 la
Penulis: Robert Ropo | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo
POS-KUPANG.COM | WAINGAPU----Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR, cq Ditjen Sumber Daya Air, Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II (BWS NT II), mulai tahun 2019 lalu membangun Bendung Irigasi Baing, di wilayah Kecamatan Wula Waijelu, Kabupaten Sumba Timur.
Camat Wulawaijelu, Daniel Raja, ketika dihubungi POS-KUPANG.COM melalui sambungan telepon, Minggu (16/2/2020) mengatakan, pembangunan Bendung Irigasi Baing untuk tahap 1 tahun 2019 lalu sudah selesai. "Tahap 1 sudah selesai pembangunan bendung irigasi Baing ini, sekarang katanya lanjut tahap 2 tahun ini,"ungkap Daniel.
Daniel juga mengatakan, terkait dengan pembangunan bendung irigasi tersebut sebagai pemerintah Kecamatan dan masyarakat sangat senang. Namun dengan harapan pembangunan itu terus berlanjut hingga selesai sesuai permintaan masyarakat.
"Kita berharap karena masyarakat punya keinginan dan ini juga sangat membantu masyarakat ya kerja harus berlanjut dan sampai selesai. Dalam pembangunan Bendung Irigasi Baing ini juga hanya awal tahap 1 saja ada sedikit persoalan dengan sebagian masyarakat, tapi ini sudah tidak ada persoalan lagi,"ungkap Daniel.
• Bantai 4-2 Madura United, Persebaya Surabaya Lolos Semifinal Piala Gubernur Jatim 2020, Info
Kepala SNVT PJPA Nusa Tenggara (NT) II Provinsi NTT melalui PPK Irigasi III PJPA NT II, Wilayah Sumba, Bonefasius Jas, SST, ketika dihubungi POS-KUPANG.COM mengatakan, terkait pembangunan Bendung Irigasi Baing tahap 1 Tahun 2020 sudah 100 persen rampung. Dengan menelan dana Rp 44 miliar.
Untuk pekerjaan tahap 1 tahun 2019 lalu, Jelas Bonefasius, berupa pembangunan bendung dan jaringan. Untuk tahun 2020 ini pembangunan lanjutan jaringan irigasi dengan total dana Rp 24 miliar.
Dikatakan Bonefasius, sementara untuk pekerjaan tahap 2 saat ini masih dalam proses lelang. Diperkirakan pada bulan Maret 2020 ini akan segera dieksekusi lapangan. (*)
3 Lampiran

