Komunitas  Disbilitas  Panti  Dymphna Maumere Tertawa dan Menyanyi di Hari   Valentin

Suasana ceriah, canda dan tawa memenuhi Aula Panti Dymphna, tempat penyandang disabilitas, Jumat (14/2/

Komunitas  Disbilitas  Panti  Dymphna Maumere Tertawa dan Menyanyi di Hari   Valentin
pos-kupang.com/eginius  mo’a.
Penghuni  Panti   Dymphna,  Jumat   (14/2/2020)  melempiaskan  kegembiraan    menerima  kunjungan  wartawan  di  aula  panti Jalan   Litbang,  Napung Langir, Kota  Maumere, Pulau Flores. 

POS-KUPANG.COM, MAUMERE---Suasana  ceriah,  canda  dan tawa  memenuhi Aula Panti  Dymphna,  tempat  penyandang disabilitas, Jumat   (14/2/2020)  pukul   10.00  Wita di  Jalan Litbang, Kota Maumere, Pulau   Flores.

Tepat  di   Hari  Kasih Sayang   (Valantine  Day),  komunitas  wartawan dari media    bertugas di   Kota  Maumere  menyambangi  panti  tersebut. Kunjungan     ini  merayakan  hari   kasih sayang,  peringatan  Hari Pers  Nasional    (HPN) tanggal  9  Februari 2020 dan   HUT Aliansi  Wartawan  Sikka dibentuk empat  tahun  lalu.

Kunjungan belasan  wartawan   membawakan sembako  disambut   gembira  pemimpin    Panti Dymphan, Suster  Lusia,  CIJ,   bersama 124  penghuni panti dan  38   orang  perawat, psikolog, dan karyawan.

Ketika  wartawan tiba di  teras  aula,   dari  dalam aula  terdengar  nyanyian  penyambutan  dibawakan  penghuni diiringin Stef   Badin.

“Kehadirmu  membuat   mereka bisa   beryanyi dan  bahagia,  tertawa  bersama,”  komentar Koordinafor   Program, Dionisius  Ngeta memandu  acara.

Dionisius  menilai, kehadiran wartawan  karena  memiliki  hati  yang solider. Ia  mengatakan, tidak  ada  orang  paling kaya sekalipun yang tidak menbutuhkan orang  lain dan tidak  ada orang miskin sekalipun yang tidak  mampu memberi.

Komunitas    disabilitas, kata  Dionisius,memiliki  berbagai  keterbatasan. Namun  di  balik  semua   keterbatasan  itu, mereka  juga  memiliki  hak dan  martabat yang sama seperti  kita   yang normal. Mereka    butuh dihormati dan  berekspresi.

“Apapun  kondisi   fisik, mereka  bisa  berekpresi,”  ujar  Dionius,  ketika memberikan  kesempatan  kepada   Katrin, salah  satu penghuni dalam peroses  pemulihan membawakan puisi    tentang Kisah  Iman.  Perempuan  asal  Bajawa, Kabupaten Ngada  membawakan  puisinya dnegan  penuh penghayatan.

Dionisius menilai,  wartawan  menyatakan kasih  nyata yan sesungguhnya.  Bagi mereka, kasih  bukan hanya  kata-kata, tetapi  kasih ada  aksi  dengan  nyata.

“Bukan   hari  ini saja, tetapi ke depan  wartawan akan  menyatakan   apa yang telah dilihatnya.  Sudah  datang lihat kami dan wartawan  kepada dunia.  Jasa  yang   tidak bisa dibalas,” ujar  Dionisius.

Sekretaris   komunitas  wartawan  Sikka,    Vicky   da  Gomez,   mengaku  perasaannya    terharu  bercampur aduk  ketika   bersama  rekan-rekanya  disambut   nyanyian.

“Ternyata dalam  berbagai  keterbatasan,  mereka masih punya  kelebihan  yang tidak  dimiliki  kita-kita yang normal  ini,” puji   Vicky. (laporan  wartawan pos-kupang.com, eginius  mo’a).

 
 

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved