Cerpen

Cerpen Berrye Tukan: Aku Benci Gerimis di Hari Kamis

Gerimis sepertinya mulai menghujam bumi, meski tak diawali dengan mendung. Awan tak begitu gelap namun hujan seolah turun begitu saja.

pos kupang
Aku Benci Gerimis di Hari Kamis 

Sejak hari Kamis itu pula, Tina seolah berubah sikapnya. Dia menjadi lebih banyak diam dan hanya bicara seperlunya saja. Noel jadi bingung dibuatnya.

"Sayang, kamu jadi ke dokter kemarin?"
"Hmm, sudah! Pakai angkot!"
"Maaf ya, aku tak bisa mengantar. Hujannya deras sekali. Kamu tahu sendiri khan?"
"Ya. Hujanlah yang salah. Bukan kamu!"

Tina memang jadi cetus sekarang! Semua pertanyaan Noel selalu dijawab pendek dan tegas! Hari-hari yang benar-benar menyiksa Noel. Sudah genap seminggu, dan Noel tak bisa menahan lagi.

Beberapa kali dia melihat Lena datang ke rumahnya, dan berbicara dengan Tina. Selepas Lena pergi, hatinya menjadi sangat kacau seolah ada balon yang pecah di tangannya. Peristiwa gerimis di hari Kamis itu menjadi bom waktu yang akan meledak, pikir Noel.

Kaum Remaja Jadi Pengidap HIV dan AIDS di Lembata

Namun sejauh ini Tina belum membicarakan dan menanyakan hal itu secara langsung kepadanya. Noel berharap Lena tidak menceritakan kejadian itu pada Tina.

Dan malam ini, kala sudah genap seminggu peristiwa itu terjadi, Noel pun memutuskan untuk berbicara secara baik-baik dengan sang istri. Dia sudah siap untuk menerima apapun dari Tina. Noel tak berhenti membatin tentang betapa benci dirinya pada gerimis di Kamis itu. Dia tidak ingin gerimis tanpa arti di hari Kamis itu bakal mengancam rumah tangganya.

Selepas makan malam yang sunyi, Noel mengumpulkan semua tenaganya untuk mulai berbicara.
"Sayang, aku mau bicara," ucapnya kecil.
"Hmm, aku juga. Ada yang ingin aku bicarakan denganmu juga. Ini penting sekali."

Jantung Noel berdegup kencang sekali. Mati sudah!
"Baik, biar aku duluan. Aku tahu kamu kecewa sekali karena aku tak bisa menghantarmu ke dokter di hari Kamis minggu lalu itu. Aku sungguh menyesal dan tak tahu bagaimana memohon maaf padamu, aku, aku, .. aku."
"Sudahlah! Itu sudah berlalu," potong Tina.
"Tidak, Tina. Aku ingin kamu tahu betapa aku menyesal."
"Ya, aku sudah tahu itu semua."
"Lalu?"
"Kita tak bisa menyalahkan hujan, Noel! Dan, aku ingin mengatakan bahwa."

Mimpi Liburan Berdua Raffi Ahmad, Nagita Slavina Sebal Selalu Diduakan Sang Suami

Noel menarik napas panjang dan meyakinkan dirinya bahwa dia sudah siap untuk semua hal terburuk sekalipun.
"Bahwa aku hamil! Di hari Kamis itu, saat aku ke dokter, dan dokter bilang aku sudah hamil, sudah dua minggu! Dan kita bakal punya anak, Noel! Anak!" kata Tina, setengah berteriak!

Jantung Noel dibuat naik turun. Antara takut, senang dan lega, sebuah pesan WA masuk ke ponselnya tiba-tiba. Dari Tesa.
"Noel, ayo makan bakso di warung itu lagi".
(Waibalun, 6/2/2020).

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved