Banjir di Labuan Bajo Terjadi di Dua Lokasi, Diduga Akibat Kondisi Drainase dan Pipa Pembuangan
Banjir di Labuan Bajo Terjadi di Dua Lokasi, Diduga Akibat Kondisi Drainase dan Pipa Pembuangan
Penulis: Servan Mammilianus | Editor: Kanis Jehola
Banjir di Labuan Bajo Terjadi di Dua Lokasi, Diduga Akibat Kondisi Drainase dan Pipa Pembuangan
POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Hujan lebat yang terjadi di Labuan Bajo pada pagi Hari Minggu (9/2/2020), menyebabkan banjir di dua lokasi yaitu di Cempa dan Batu Susun.
Di Cempa banjir menyebabkan satu rumah terendam dengam ketinggian air sekitar 10 Cm.
Sedangkan di Batu Susun juga satu rumah kemasukan banjir dengan ketinggian sekitar 70 Cm.
• Ini Penjelasan George Mella Tentang Seleksi Perangkat Desa Serentak di TTS
Banjir membuat pemilik rumah dibantu warga sekitar sibuk mengeringkan genangan air.
Hingga berita ini ditulis pukul 14.00.Wita, kondisi air sudah relatif mengering namun warga masih sibuk membereskan kembali rumahnya.
"Secara keseluruhan di Labuan Bajo ada dua tempat yang mengalami banjir pada hari ini. Pertama di Kampung Cempa dan kedua di Batu Susun. Saya sudah putar pantau keliling semua Labuan Bajo, hanya dua tempat itu yang banjir," kata Camat Komodo, Imran kepada POS-KUPANG.COM, Minggu siang.
• Pilkada 2020 - DPW NasDem NTT Rekomendasikan Niga-Oris ke DPP
Dia menjelaskan, banjir di Cempa akibat air dari pembuangan lewat pipa dari lokasi proyek ASDP yang menyebar ke salah satu rumah warga yang letaknya lebih rendah.
Sedangkan banjir di Batu Susun akibat tidak adanya saluran drainase.
Pantauan POS-KUPANG.COM, pemilik rumah dan beberapa orang warga sibuk mengeringkan air serta membereskan sejumlah barang-barang.
"Tadi memang hujan lebat, tidak lama berselang banjir ternyata masuk sampai ke dalam rumah," kata salah satu penghuni rumah. (Laporan reporter POS-KUPANG.COM, servatinus mammilianus)