921 Peserta CPNS di Manggarai Timur Lolos SKD, Heribertus Masih Raih Nilai Tertinggi
921 peserta testing CPNS di Kabupaten Manggarai Timur telah lolos SKD karena nilai ujian mencapai passing grade.
Penulis: Aris Ninu | Editor: Rosalina Woso

921 Peserta CPNS di Manggarai Timur Lolos SKD, Heribertus Masih Raih Nilai Tertinggi
POS-KUPANG.COM|BORONG--921 peserta testing CPNS di Kabupaten Manggarai Timur telah lolos SKD karena nilai ujian mencapai passing grade.
Total yang lolos adalah peserta yang mengikuti test pada tanggal 30 Januari sampai Rabu (5/2/2020) sore.
Demikian data panitia CPNS di Manggarai Timur yang dikirim Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Aleks Rahman di Borong kepada wartawan, Kamis (6/2/2020) siang.
Ia menjelaskan, proses testing masih berlangsung di Aula Kantor Bupati Manggarai Timur dan pada Kamis (6/2/2020) pagi dipantau Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas.
"Bupati Agas meminta semua peserta semangat saat mengerjakan soal ujian sehingga bisa sukses," kata Aleks.
Ia menjelaskan, pada testing hari Selasa (4/
Selasa (4/2/2020) siang, Heribertus Martinus Moskati, peserta testing CPNS di Manggarai Timur meraih nilai tertinggi 436 sesudah mengikuti ujian.
Heribertus menurut informasi sementara meraih nilai tertinggi testing CPNS di NTT. Capaian nilai itu membuat guru honor di Manggarai Timur disambut peluk dan tangis istrinya Fransiska Dalima.Pasalnya, Heribertus ketika mengikuti testing di Aula Kantor Bupati Manggarai Timur di Lehong, Borong membawa istri dan buah hatinya yang berusia dua tahun.
Selama testing, istrinya terus menggendong puteri sulung di luar menunggu suami mengikuti ujian.
Begitu selesai ujian Heribertus langsung diberitahu meraih nilai tertinggi.
Sang istri pun bahagia lalu meneteskan airmata sambil memeluk suaminya di antara kerumunan orang.
Heribertus yang mengikuti ujian guna merebut formasi guru bahasa inggris ini kepada wartawan di lokasi ujian, Selasa (4/2/2020) siang mengatakan, awalnya ia melihat soal sempat gugup dan takut.
Namun melihat waktu berjalan terus tetap tenang mengerjakan semua soal.
"Awalnya saya merasa takut ketika menghadapi soal Test Intelejensi Umum (TIU) dan akirnya saya memilih untuk bekerja di menit-menit terakhir", kata Heribertus sambil memberikan senyuman kebahagiaan.
Namun, lanjutnya, ketika melihat soal TIU yang gampang dirinya mencoba untuk mengerjakan itu lebih awal. Di situ batin mulai merasa tenang dan akhirnya memiliki waktu yang sisa untuk mengerjakan soal TWK dan TKP.
Heribertus mengungkapkan, sudah tiga kali mengikuti testing.