Religi

Irjen Pol Hamidin Wisata Religi Bersama Keluarga, Ada Keinginan Berbagi

Irjen Pol Hamidin wisata religi bersama keluarga, ada keinginan berbagi.Saya harus berangkat umroh ke tanah suci.

Dokumentasi keluarga
Irjen Pol Hamidin, saat berkunjung ke Petra Yordania bersama keluarga 

POS-KUPANG.COM|KUPANG - Pada Natal tahun 2019 lalu, sebetulnya penulis ingin sekali menghadiri Undangan Kapolda dalam rangka pelaksanaan perayaan Natal 2019 bersama di Kota Kupang.

Undangan pun telah penulis beri catatan dengan Label " Hijau " yang bermakna penulis akan datang dan "Hadir".

Tetapi apa hendak dikata bahwa pada tanggal 25 Desember 2019 itu, ternyata penulis harus berangkat ke Jakarta untuk mempersiapkan diri dalam rangka berangkat umroh ke tanah suci pada tanggal 28 Desember 2019 beserta anak dan menantu yang telah terjadwal lama dan diharuskan untuk ikut manasik umroh, cek kesehatan dan pelaksanaan vaksin Meningitis.

Jadwal Acara TV Hari Ini Kamis 6 Februari 2020 SCTV TRANS TV RCTI Indosiar TV ONE, Ada FTV Film Seru

Terpaksa semua undangan termasuk kegiatan perayaan Natal bersama diwakilkan kepada Wakapolda yang kebetulan juga beragama Kristen Protestan.

Sholad di Masjidi Haram
Sholad di Masjidi Haram (Dokumentasi keluarga)

Perjalanan Spiritual Beserta Keluarga
Sungguhpun pada tahun 2014 penulis dan istri telah berangkat haji dalam suasana hari wukuf yang jatuh pada hari Jumat, yang dalam sejarah dan hadist Rasullullah disebut dengan "Haji Akbar", yaitu dimana suasana ibadah haji memiliki sufaat sama dengan tujuh kali haji biasa.

Tetap saja Ibadah Umroh kali ini, apa lagi dengan membawa anak-anak dan menantu lengkap, memiliki nuansa spiritual yang berbeda. Karena disamping Umrah, penulis juga menyempatkan untuk bertamasya di tempat historis religius di negara Yordania selama beberapa hari sebelum masuk ke tanah suci.

Jadwal Acara TV Hari Ini Kamis 6 Februari 2020 SCTV TRANS TV RCTI Indosiar TV ONE Ada Big Movies GTV

Tidak Memperoleh Izin Masuk Israel dan Wisata Religi
Sejak berangkat tanggal 28 Desember 2019, penulis mendapat informasi bahwa secara perseorangan penulis via Yordania tidak mendapatkan izin untuk menyeberang ke Masjidil Aqso.

Saat dikonfirmasi pihak Israel tidak memberikan alasan apapun atas penolakan terhadap penulis, sementara keluarga yang lain diperbolehkan.

Maka tanpa mau membuang waktu mulailah penulis menginventarisir tempat-tempat historis religius di Yordania sebelum terbang ke Jedah, Arab saudi.

Perjalanan ke Laut Mati
Mungkin tidak berlebihan bahwa menurut pengamatan penulis, Laut mati adalah danau asin yang luas dan besar membentang sepanjang 76 km dengan lebar 16 km. Dikatakan laut mungkin karena besar dan asin.

Danau ini berada pada posisi tengah diantara dua negara yakni, Yordania dan Israel. Danau ini berada di 420 meter di bawah permukaan laut, mungkin lokasi terendah di permukaan bumi.

Tamu Kita: Herlince Emiliana Asa: Dokter Hewan Yang Tertarik di Dunia Politik

Karena kandungan NHCL garamnya sangat tinggi, maka kita tidak akan tenggelam dan terus akan mengapung. Itulah kekuasaan Allah swt. Tuhan yang Maha Esa.

Berkhayal di Roman Theater
Roman Theater adalah gedung pertunjukan kuno yang memiliki ukuran besar dengan posisi menukik dan curam yang diperkirakan dapat menampung sampai dengan 6000 penonton.

Theater ini dibangun pada era Marcus Aurelius pada tahun 169-177 Masehi.

Area teater dibagi menjadi tiga ruang utama secara horizontal, yakni area pada daerah pintu masuk yang berada pada lantai dasar pertama, lalu area kedua ialah jalur menuju ke ruang area orchestra, dan yang selanjutnya adalah area utamanya yakni area ketiga berupa panggung teaternya.

Ruangan yang berada di balik dari pintunya, di salah satu sisinya, pada saat sekarang kemudian difungsikan menjadi Museum Tradisional Yordania, dan di sisi yang lain secara berdampingan adalah Museum Rakyat Yordania.

Berenang di Laut Mati
Berenang di Laut Mati (Dokumentasi keluarga)

Petra Bangunan di dalam Gunung Batu
Petra adalah sebuah situs arkeologi yang merupakan sebuah kota yang dibuat dengan memahat dinding batu. Petra berasal dari bahasa Yunani yang berarti batu.

Petra adalah simbol perlindungan dan tekhnik. Petra juga merupakan ikon pariwisata Yordania. Pahatan dinding-dinding batunya merupakan perpaduan gaya Yunani kuno dengan Asia.

Lomba Terjun Bebas Internasional Akan Diadakan di Indonesia, Red Bull Cliff Diving World Series 2020

Struktur paling populer bernama Al Khazneh, bangunan yang disebut sebut pada masanya merupakan bunker, ada pula yang menyebutkan bahwa bangunan ini pernah dipakai untuk gudang harta.

Masih di kawasan yang sama, ada sebuah tempat bernama The Monastery.

Untuk mencapai The Monastery ini, perlu perjuangan untuk melewati 800 langkah setapak di jalan bebatuan yang menanjak.

The Monastery ini adalah monumen legendaris yang pernah muncul di film Indiana Jones yang berjudul " Indiana Jones and the Last Crusade".

LAKU KERAS di Pasaran Luar Negeri, Porang yang Dulu Dianggap Makanan Ular, Kini Jadi Emas Petani

Jerash Kota Bak Dongeng
Kota yang satu ini merupakan salah satu kota tertua dalam sejarah, dimana pondasi kota Jerash ditanam oleh raja
Alexander.

Selanjutnya Jenderal Pompey datang menyerang dan menaklukkan Alexander Agung yang mengakibatkan Jerash jatuh dibawah kekuasaan Roma.

Kini, tempat ini menjadi magnet bagi wisatawan yang berkunjung. Salah satu daya tarik dari tempat ini bagi penulis adalah saat melihat Jerash, kita akan teringat pada Kota Roma. Unik sekali bahwa lokasi kota ini justru berada di Timur Tengah.

Gua Ashabul Kaffi
Gua ini letaknya ada di Perkampungan Al-Rajib atau di dalam Al-Quran tertulis dengan Perkampungan Al-Raqim. Bila menempuh perjalanan dari Kota Amman Yordania jaraknya kurang lebih 2 km.

Raja Yordania-Raja Abdullah II telah meresmikan masjid dan ma'had yang letaknya di depan Gua Ashabul Kahfi, yakni Masjid Gua Ahlul Kahfi dan Ma'had Da'wah dan Dai.

Umayyad Palace
Saat penulis menunggu di yordania, penulis beserta keluarga juga menyempatkan melihat keindahan Umayyad Palace, sebuah istana nan megah yang merupakan bekas kediaman gubernur Amman di zaman dahulu.

Ada juga Byzantine Basilica yaitu sebuah bangunan yang terletak di sebelah selatan Hercules Temple.

Ramalan Zodiak Besok Kamis 6 Februari 2020: Hari Baik untuk Cancer, Sagitarius Diguncang kontroversi

Namun, sebagian bangunan Byzantine Basilica ini telah hancur akibat gempa bumi yang melanda Yordania beberapa waktu lalu.

Desert castles
Desert Castles terletak di bagian timur menjadi bukti sejarah kemegahan arsitektur islam dan suasana kehidupan abad ke tujuh saat Khalifah Ummayah berkuasa.

Bangunan kastil megah yang isinya beraneka macam lukisan, mosaik, sampai dengan relief islam.

Kastil yang satu ini mempunyai beragam fungsi, diantaranya adalah sebagai pos pengawasan, paviliun, sampai dengan kedai dan lokasi untuk singgah para pedagang. Namun walaupun tempat ini bernama Desert Castle, menurut kontroversi yang berkembang, bangunan ini didirikan bukan difungsikan sebagai istana, tetapi lebih sebagai tempat rekreasi.

Logika ini dikarenakan melihat bangunan ini berlokasi terlalu terbuka untuk disebut sebagai istana dan tidak ada tempat untuk berlindung dari serangan musuh.

Pohon Tempat Berlindungnya Nabi
EMPAT belas abad yang lalu saat Nabi berusia 12 tahun, diajak pamannya, Abu Thalib, Nabi melakukan perjalanan dagang ke Syria, Palestina, dan Yordania.

Di tengah perjalanan, mereka bertemu dengan biarawan Kristian bernama Bahira di bawah pohon yang disebut pohon Sahabi.

Dalam pertemuan itu Bahira menyebut bahwa kelak Muhammad akan menjadi rasul Allah.

Inilah Fitri Salhuteru, Sosok yang Selalu Pasang Badan Untuk Nikita Mirzani, Tajir Melintir!

Pangeran Ghazi bin Muhammad setelah meneliti rujukan teks kuno yang menyebutkan pohon Sahabi tersebut berada di wilayah padang pasir di utara Jordan.

Sungguh luar biasa kuasa Allah bahwa setelah 1.400 tahun berlalu pohon rindang ini ditemukan masih hidup dan tetap tumbuh kukuh di tengah panas ganasnya gurun Jordan.

Penemuan pohon Sahabi tersebut disaksikan ulama terkenal, Syeikh Ahmad Hassoun selaku ulama Besar Syria serta Putera Ghazi.

Setelah diteliti, ternyata pohon yang dimaksud tepat seperti yang ada dalam catatan pendeta Bahira.

Pohon ini secara geografis dengan suhu yang terlalu panas seperti itu tidak mungkin untuk bisa bertahan hidup, apalagi bila melihat tanahnya yang sangat tandus. Namun pohon itu tetap berdaun lebat dan menghijau.

Ibadah Umroh Yang Khidmad
Setelah berada di Yordan barulah penulis melakukan perjalanan haji kecil atau Umroh ke Jeddah dan Madinah.

RAHASIA Shindong Super Junior yang Sukses Turunkan Berat Badan 31Kg Tanpa Olahraga,Ternyata Mudah!

Setelah terbang dari Aman menuju Jeddah, selanjutnya penulis bersama keluarga melakukan perjalanan menuju Madinah menggunakan bus selama lebih kurang empat atau lima jam.

Wisata dan ibadah di Madinah. Di sini penulis dan keluarga dibawa tour di sekitaran Masjid Nabawi, seperti di Raudah, di tempat ini jamaah wanita ditemani muttawif wanita yang dilakukan setelah Isya.

Dilanjutkan dengan ziarah makam Rasulullah SAW, Abu Bakar, Umar bin Khattab, ke makam Baqi, Masjid Abu Bakar, Masjid Ali dan Al Ghomama.

Di hari berikutnya penulis dan keluarga diajak Tour Ziarah dengan Bus menuju Masjid Quba, Masjid Qiblatain, Jabal Uhud, berkunjung ke kebun Kurma dan ziarah ke Khandaq.

Di hari ketiga kami, penulis dan keluarga check out dari hotel lalu berangkat naik bus dari Madinah setelah sholat Dzuhur menuju Makkah untuk memulai prosesi Umroh, tentu dengan terlebih dahulu singgah di Masjid Bir Ali untuk melaksanakan Miqat (niat umroh).

Setelah di Makkah penulis dan keluarga melanjutkan perjalanan ke Masjidil Haram untuk langsung melaksanakan Umroh pertama.

Berat Badan Turun Drastis? Waspada itu Gejala Penyakit Diabetes, Simak 5 Tanda Lainnya

Setelah itu, penulis dan keluarga melakukan ziarah di sekitaran Kota Makkah, seperti mengunjungi Ma'la, Jabal Rahmah-Padang Arafah, Jabal tsur, Muzdhalifah, Mina dan Masjid Ji'ronna.

Di hari berikutnya kami masih memperbanyak beribadah di Masjidil Haram, jika jamaah ingin melaksanakan Umroh umroh berikutnya, sepertinya anak anak penulis yang mengulangi beberapa umroh setelah umroh pertama.

Setelah melaksanakan thawaf wada dan Check Out dari Hotel Makkah, kami kembali melakukan perjalanan ke Jeddah dan sempat singgah di Balad Qornish, yakni pusat perbelanjaan di Jeddah yang kemudian dilanjutkan menuju Bandara King Abdul Aziz untuk persiapan pulang ke tanah air.

Inilah catatan sekilas perjalanan ibadah dan wisata religi kami, semoga bermanfaat. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved