31 Orang Digigit Komodo, Begini Trik Sederhana Melarikan Diri Saat Dikejar Hewan Raksasa Ini
31 Orang Digigit Komodo, Begini Trik Sederhana Melarikan Diri Saat Dikejar Hewan Raksasa Ini
Penulis: OMDSMY Novemy Leo | Editor: OMDSMY Novemy Leo
Komodo juga pandai berenang dan mampu menyelam sedalam 4.5 meter serta pandai memanjat pohon menggunakan cakar mereka yang kuat.
Untuk menangkap mangsa yang berada di luar jangkauannya, komodo dapat berdiri dengan kaki belakangnya dan menggunakan ekornya sebagai penunjang.
Beberapa tahun lalu, seorang wisatawan yang berprofesi sebagai fotografer asal Singapura, Lon Lie Aik (67), merupakan korban ke-30 yang digigit komodo di Taman Nasional Komodo (TNK) Labuan Bajo.

Pelaksana Harian (PLH) Kepala Balai Taman Nasional Komodo (BTNK), Hendrikus Rani Siga, menyampakan bahwa korban pertama yang digigit komodo terjadi pada tahun 1974, yaitu Rudolf.
"30 orang korban yang digigit komodo itu, terdiri dari wisatawan 2 orang; masyarakat 12 orang; Polhut 8 orang; guide 5 orang; pegawai perhubungan 1 orang; Buruh bangunan PNK 1 orang dan buruh bangunan menara telkomsel 1 orang," kata Hendrikus yang juga menjabat sebagai Kepala Seksi (Kasi) Pengelolahan TNK wilayah dua Pulau Komodo kepada Pos-Kupang.com, Kamis (4/5/2017).
wisatawan asal Singapura, Lon Lie Aik (67) yang digigit komodo, Rabu (3/5/2017) tidak menaati beberapa aturan.
"Dia tidak memiliki tiket untuk masuk di kawasan TNK. Memang kejadiannya di Kampung Komodo tetapi kampung itu juga masuk dalam kawasan TNK. Selain itu, dia sudah dilarang oleh masyarakat setempat agar tidak mendekati komodo tetapi korban tidak ikuti larangan itu," kata Hendrikus.
Namun dia membenarkan bahwa saat kejadian, tidak ada petugas TNK yang mendampingi korban karena korban tidak punya tiket masuk sehingga petugas tidak tahu.
• Polisi Borgol Dua Warga Camplong yang Diduga Menganiaya Brondong Nongol di Kolong Tempat Tidur
• Dijemput Paksa di Rumah, Puluhan ASN Sikka Malas Apel
• TRAGIS! Beda Rumah Soeharto Jalan Cendana Dulu Bergengsi & Dibanggakan, Kini Sepi dan Terbengkalai
* Komodo Gigit Warga Setempat
Warga asal Kampung Ceke, Desa Bangka Lao, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, Yosep Asak (40), digigit komodo saat sedang menyelesaikan pekerjaan WC milik Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) di Loh Buaya, Pulau Rinca, Kecamatan Komodo, Labuan Bajo, Kamis (30/11/2017) sekitar jam 11.00 Wita.
Dilansir POSKUPANGWIKI.COM dari Pos-Kupang.com, akibat gigitan itu, Yosep mengalami luka robek pada paha kiri dan tangan kanan.
Saat berita ini ditulis, korban sedang dirawat di Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo.
Rekan korban, Stanis Jeharum yang ditemui di Siloam Kamis siang itu, menuturkan bahwa saat kejadian mereka masih menyelesaikan pekerjaan WC.
"Saat itu, korban kerja di sebelah tembok dari posisi kami. Mereka ada dua orang dan kami juga dua orang. Korban sedang mengangkut tanah menggunakan karung dari luar ke dalam untuk menutupi saluran pipa WC. Jarak dari tempat pengambilan tanah ke dalam, sekitar lima meter. Kami mendengar suara teriakan temannya, ternyata ada yang digigit komodo. Komodo itu berukuran besar, panjangnya sekitar dua meter lebih," kata Stanis.
Dia mengatakan, dirinya baru tiga hari bekerja di tempat itu. Sedangkan rekan lainnya sudah lama.