News
SPBU Oebesa idak Beroperasi Lagi, Karyawan Tuntut Bayar Gaji Desember dan THR Natal, Bos Diam Saja!
Sejak akhir November 2019 hingga Januari 2020, SPBU Oebesa, milik Piala Jaya tidak beroperasi karena ketiadaan stok BBM.
Penulis: Dion Kota | Editor: Benny Dasman
Laporan Wartawan Pos Kupang, Com, Dion Kota
POS KUPANG, COM, SOE - Sejak akhir November 2019 hingga Januari 2020, SPBU Oebesa, milik Piala Jaya tidak beroperasi karena ketiadaan stok BBM.
Hal ini menyebabkan pasokan BBM ke Kabupaten TTS berkurang. Para pemilik kendaraan bermotor terpaksa harus mengisi bahan bakarnya di SPBU Oenali atau SPBU di Kilometer 3.
Bupati TTS, Egusem Piether Tahun, berjanji segera mengecek kondisi tersebut sebelum berkoordinasi dengan Pertamina maupun pemilik SPBU. "Sebentar saya minta staf cek kondisi di SPBU Oebesa. Kalau sudah dapat laporannya, langsung kita tindaklanjuti," ujarnya.
Selain tidak beroperasi, diketahui hak 12 karyawan SPBU Oebesa, yaitu gaji bulan Desember dan tunjangan hari raya (THR) belum dibayarkan pemilik SPBU. Para pegawai SPBU sudah melaporkan hal ini ke Dinas Nakertrans TTS.
Agenda mediasi pertama gagal terwujud lantaran bos Piala Jaya tak memenuhi panggilan Dinas Nakertrans TTS. Pekan ini, Dinas Nakertrans TTS akan kembali melayang surat panggilan kedua.
Menyikapi hal ini, Bupati Tahun sangat menyayangkannya dan meminta kepada pemilik SPBU segera membayar hak-hak karyawan.
"Saya belum dapat laporan dari Nakertrans terkait hal ini. Namun sangat kita sayangkan kalau hak-hak karyawan tidak dibayarkan," ujarnya.
Salah satu karyawan SPBU yang meminta namanya tidak ditulis mengaku sangat kecewa dengan sikap pemilik SPBU yang tidak membayar gaji dan THR bulan Desember lalu. Dia mengaku terpaksa harus berutang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
"Bos sonde omong ada masalah apa sampai BBM tidak pernah isi lagi. Bos diam saja. Kami punya gaji bulan Desember dan THR belum dibayarkan. Kami berharap bos kami bisa segera membayar hak-hak kami. Kami sudah lapor ke Dinas Nakertrans untuk bantu kami," ujarnya. *