Komisi V DPRD NTT Sesalkan Informasi Tidak Benar Soal Stok Obat Khemoterapi

ternyata informasi itu hoax atau tidak benar. Penjelasam dari bidang farmasi juga mengatakan stok obat tersebut tersedia

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Rosalina Woso
thinkstock
Ilustrasi Hoax 

Komisi V DPRD NTT Sesalkan Informasi Tidak Benar Soal Stok Obat Khemoterapi

POS-KUPANG.COM/KUPANG - Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT, Kristien S. Pati menyesalkan adanya informasi yang tidak benar atau berdasar soal ketiadaan stok obat khemoterapi di RSUD Prof. WZ. Johannes Kupang. Apalagi, informasi itu diviralkan oleh internal 'orang dalam" di rumah sakit itu.

Kristien menyampaikan hal ini saat dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, Rabu (15/1/2020).

Menurut Kristien, Komisi V DPRD NTT telah melakukan rapat dengar pendapat dengan manajemen RSUD Prof. WZ. Johannes Kupang. Dalam rapat tersebut, Komisi V sempat meminta penjelasan soal informasi mengenai ketersediaan obat khemoterapi.

"Sesuai penjelasan resmi dari direktur dan wakil direktur, ternyata informasi itu hoax atau tidak benar. Penjelasam dari bidang farmasi juga mengatakan stok obat tersebut tersedia," kata Kristien.

Dia menjelaskan, yang paling membuat mereka kesal adalah informasi yang disebarluaskan itu juga dilakukan oknum di dalam RSUD Prof. WZ. Johannes Kupang.

"Informasi ini juga membuat publik resah dan menjadi presenden buruk bagi rumah sakit. Sebagai wakil rakyat, kami minta agar Direktur RSUD Johannes bersikap tegas dan memberi teguran keras terhadap oknum tersebut," katanya.

Politisi Partai NasDem NTT ini mengatakan, di rumah sakit itu ada komite farmasi yang mana bisa mengatur juga soal ketersediaan obat.

Hasil Coppa Italia - Juventus Pesta Gol ke Gawang Udinese, Sebelumnya ke Gawang Cagliari

Pembentukan BUMDes di Lembata Masih Terkendala SDM

"Saya kira selain ada komite farmasi, jika ada masalah seperti itu perlu dikomunikasikan secara baik di internal. Tapi ini diviralkan di medsos dengan membawa-bawa nama pimpinan wilayah. Padahal, teman-teman di rumah sakit ini adalah perpanjang tangan dari pimpinan wilayah juga," ujarnya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved