Bawaslu Manggarai Mulai Masuk Kampung dan Buat Kampung Pengawasan Pilkada 2020

Lembaga Bawaslu Manggarai mulai masuk kampung dan buat kampung Pengawasan Pilkada 2020

Bawaslu Manggarai Mulai Masuk Kampung dan Buat Kampung Pengawasan Pilkada 2020
ISTIMEWA
Peluncuran kampung pengawasan Pilkada Mangggarai 2020 di Kampung Langgo, Kelurahan Carep, Manggarai 

Lembaga Bawaslu Manggarai mulai masuk kampung dan buat kampung Pengawasan Pilkada 2020

POS-KUPANG.COM | RUTENG - Lembaga Bawaslu Manggarai kini mulai masuk ke kampung-kampung guna melakukan sosialisasi dan meminta masyarakat mengawasi pelaksanaan Pilkada Manggarai 2020.

Bawaslu Manggarai ingin pengawasan bisa berjalan dalam rangka pencegahan pelanggaran dalam hajatan Pemilihan bupati dan wakil bupati serentak September 2020 mendatang.

Angin Kencang di Ngada Tiang Listrik Tumbang, Jaringan Listrik PLN Terputus

Ketika di masyarakat, Bawaslu Kabupaten Manggarai membangun dan mendeklarasikan `Kampung Pengawasan'' seperti yang dilakukan di Kampung Langgo, Kelurahan Carep, Kecamatan Langke Rembong, kabupaten Manggarai, Sabtu (11/1/2020).

Launching kampung pengawasan ini dalam rangka meningkatkan pengawasan partisipatif masyarakat untuk mengawasi seluruh tahapan pemilihan bupati dan wakil bupati.

Tak Temukan Uang Sebagai Bukti Taruhan, Polres TTU Pulangkan 9 Terduga Penjudi

Jalannya lauching "Kampung Pengawasan'' berlangsung di basscam Rumah Baca Aksara dan diikuti oleh sejumlah elemen masyarakat dari berbagai komunitas diantaranya komunitas Rumah Baca Aksara, Manggarai Art, Lingkar Perpustakaan, Klub Buku Petra, Sastra Hujan, Muda-Mudi Carep, Komunitas Fotograrfer, Manik Art, Komunitas Difable, Komunitas Pelayan Kasih, Petani Nusantara, Komunitas Kompas, Rumah Baca Karya Murni, Komunitas Wood Painting Manggarai, Sae Ga Lino,Teater Saja, Komunitas Pencinta Ruteng, Kopi Cero, Sunrise Camp Indonesia, Kelompok Wanita Tani,Flores Art dan Rumah Baca Cengka Ceko,Tokoh Masyarakat,Tokoh Agama dan beberapa lainya.

"Seluruh tahapan Pilkada harus diawasi agar berjalan sesuai aturan dan ketentuan. Masyarakat diminta untuk terlibat dalam pengawasan demi menyukseskan penyelenggaraan pemilihan bupati dan wakil bupati 2020 mendatang," kata ketua Bawaslu Manggarai, Marselina Lorensia kepada POS-KUPANG.COM di Ruteng, Senin (13/1/2020) siang.

Sementara kordiv Pengawasan, Humas dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Manggarai, Herybertus Harun mengatakan, kampung pengawasan bisa menjadi tempat sumber informasi dalam bidang kepemiluan atau pemilihan bupati dan wakil bupati.

Keterlibatan puluhan komunitas dari berbagai elemen menjadi sangat penting karena merupakan ujung tombak pengawasan masyarakat.

"Kami sangat mengharapkan kampung pengawasan yang hari ini diluncurkan bisa menjadi pusat dan sumber informasi bagi masyarakat dalam hal pengawasan pemilihan bupati dan wakil bupati yang dilakukan secara serentak September 2020 mendatang," katanya.

Dijelaskannya, dengan diluncurnya kampung pengawasan Pilkada di Manggarai maka hal serupa akan dilaksanakan di desa/kelurahan lain di 12 kecamatan di kabupaten Manggarai.

Dalam kampung pengawasan katanya termuat kegiatan `Lejong sambil Ngopi'' (Ngobrol Pilkada).

Sementara Kordiv HPP, Alfan Manah dalam materinya menyampaikan agar masyarakat proaktif memberi laporan terkait dugaan pelanggaran dalam hajatan Pilkada Manggarai mendatang.

"'Kami sangat terbuka dalam menerima laporan masyarakat, semua laporan pasti diproses yang terpenting memenuhi syarat," kata Alfan. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved