Selasa, 21 April 2026

Berita Pendidikan

Prodi Keperawatan Waingapu Gelar Natal Bersama, Ini Pesan Pastor Paroki Kambajawa

Perayaan Natal dan Tahun Baru Bersama 2020 yang diselenggarakan Prodi Keperawatan Waingapu di kampus tersebut, Kamis (9/1) siang.

Penulis: Robert Ropo | Editor: Apolonia Matilde
Robert Ropo
Pose bersama usai Perayaan Natal dan Tahun Baru di Prodi Keperawatan Waingapu 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM|KUPANG - Mahasiswa Program Studi ( Prodi) Keperawatan, Politeknik Kementerian Kesehatan ( Poltekkes Kemenkes) Kupang harus mampu keluar dari zona nyaman. Mahasiswa sebagai generasi bangsa harus bisa menerima setiap perbedaan.

Pastor Paroki Kambajawa, Romo Eduard Sabatudung, menyampaikan hal tersebut dalam perayaan Natal dan Tahun Baru Bersama 2020 yang diselenggarakan Prodi Keperawatan Waingapu di kampus tersebut, Kamis (9/1) siang.

Perayaan Natal kali ini mengusung tema 'Hiduplah Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang'.

Peringati Hari Sejuta Pohon Sedunia, Cafe Teman Bacarita Kupang Tanam 100 Anakan

Perayaan Natal dan Tahun Baru bersama itu diawali dengan ibadah bersama.

Ibadah renungan dibawakan oleh Romo Eduard Sabatudung dari Paroki Kambajawa dan doa syafaat oleh Pdt. Daud Kabunang.

Ibadah bersama itu diikuti oleh para mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, mantan guru SPK/dosen senior yg sudah purna tugas, komandan Koramil dan tetangga.

Romo Eduard Sabatudung, mengatakan menjadi sahabat bagi semua orang, adalah sebuah kondisi yang menuntut semua agar berani keluar dari zona nyaman untuk menerima semua orang di sekitar tanpa melihat warna kulit atau asal-usul maupun agama.

Istri Cucu Mantan Presiden 10 Tahun, Kini Istri Konglomerat, Lulu Tobing Dituding Telantarkan Ayah

"Jadi komunitas di kampus ini harus mampu keluar dari zona nyaman, agar bisa menjadi sahabat bagi semua orang.

Tema Natal tahun ini yang diambil dari Yohanes 15:14-15 'Hiduplah Sebagai Sahabat bagi Semua Orang' mengajarkan kepada semua orang percaya untuk bisa mengimplementasikan apa yang sudah dilakukan Yesus dalam pelayanan-Nya yang tidak pernah membedakan kelompok masyarakat yang satu dengan yang lainnya," katanya.

"Perayaan Natal dan Tahun Baru sudah kita lakukan setiap tahun dalam hidup kita.

Tetapi apakah kita bosan merayakannya, saya yakin tidak, karena merayakan Natal adalah bagaimana kita bersyukur menerima anugerah keselamatan yang dibawa oleh bayi Yesus bagi seluruh umat manusia di dunia, dan kita sebagai orang Kristen patut mensyukurinya,"tambah Romo Eduard.

Ketua Prodi Keperawatan Waingapu, Maria Kareri Hara, S.Kep,Ns, M.Kes, dalam sambutanya, meminta semua karyawan dan mahasiswa untuk mengenyampingkan semua perbedaan.

Polisi Lengkapi Berkas Perkara Kasus Prostitusi Online di Kota Kupang

Dan, katanya, harus bahu-membahu meningkatkan kualitas proses belajar-mengajar dan kualitas Prodi Keperawatan Waingapu.

"Saya bersyukur dan bangga karena memiliki teman-teman yang luar biasa di Prodi Keperawatan Waingapu.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved