Bukan Diare atau Keracunan, Ini Penyebab Aletha Oematan Warga Mollo Tengah Meninggal

Bukan diare atau keracunan, ini penyebab Aletha Oematan warga Mollo Tengah Meninggal

Bukan Diare atau Keracunan, Ini Penyebab Aletha Oematan Warga Mollo Tengah Meninggal
POS-KUPANG.COM/Dion Kota
Kadis Kesehatan Kabupaten TTS, dr. Irene Atte 

Bukan diare atau keracunan, ini penyebab Aletha Oematan warga Mollo Tengah Meninggal

POS-KUPANG.COM | SOE - Aletha Oematan, Warga Desa Pula, Kecamatan Mollo Tengah diduga meninggal akibat menderita hipertensi. Diketahui, sebelum korban meninggal, korban sempat mengalami muntah darah dan BAB bercampur darah.

Korban sempat hendak berusaha dirujuk ke RSUD Soe dari Puskesmas Binaus pada Kamis (9/1/2020) malam. Belum sempat ditangani tim medis RSUD Soe, korban meninggal di atas mobil saat hendak diturunkan dari dalam mobil.

HUT GAPENSI Momentum Refleksi Perbaiki Pelayanan

Informasi kematian tentang penyebab kematian Aletha sempat simpang siur. Informasi beredar, Aletha meninggal akibat mengalami diare, ada juga yang menyebut jika Aletha meninggal disebabkan karena keracunan makanan usai mengkonsumsi daging rusa yang dibawa anaknya dari Amfoang, Kabupaten Kupang.

Namun hal tersebut dibantah Kadis Kesehatan Kabupaten TTS, Irene Atte. Irene mengatakan, korban diduga kuat meninggal akibat hipertensi yang diderita.

Diketahui, sebelum meninggal, korban sempat mengkonsumsi obat herbal propolish. Usai mengkonsumsi obat herbal tersebut, korban mengalami gejalah muntah bercampur darah dan BAB bercampur darah.

Saddil Ramdani Kepergok Makan Bareng Bos Persib Bandung, Bakal Gabung Maung Bandung?

" Kamis pagi itu korban pergi ke kebunnya. Tetapi sampai di kebun, korban merasa pusing dan sakit pada kepalanya. Oleh sebab itu korban memutuskan untuk pulang. Sesampainya di rumah, korban sempat mengkonsumsi obat herbal. Usai mengonsumsi obat herbal, kondisi fisik korban justru memburuk," ungkap Irene.

Korban yang mengalami muntah bercampur darah dan bab bercampur darah kemudian dibawa ke Puskesmas Binaus pada Kamis Malam. Oleh pihak Puskesmas, korban hendak dirujuk ke RSUD Soe. Sesampainya di depan RSUD Soe, korban menghembuskan napas terakhirnya.

"Korban ini belum sempat diturunkan dari mobil ambulans Puskesmas Binaus. Korban sudah dinyatakan meninggal sesaat hendak diturunkan dari mobil ambulans," jelasnya.

Dari hasil investigasi tim Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinkes dan Puskesmas Binaus, bahwa berdasarkan hasil analisa penyelidikan epidemiologi penyebab kematian Aletha Oematan adalah murni kasus penyakit tidak menular yaitu, hipertensi yang tidak terkontrol.

"Almarhum meninggal bukan karena keracunan makanan atau diare. Korban meninggal murni akibat hipertensi, tegasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota)

Penulis: Dion Kota
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved