Berita Pendidikan

Orangtua Perlu Membantu Anak Menghadapi Ujian dan Ulangan di Sekolah

Orangtua Perlu Membantu Anak Menghadapi Ujian dan Ulangan di Sekolah. Melalui ujian, orang tua tahu anak paham pelajaran.

Orangtua Perlu Membantu Anak Menghadapi Ujian dan Ulangan di Sekolah
kompas.com
Seorang ayah membantu anaknya belajar di rumah. 

POS-KUPANG.COM|KUPANG - Ujian sekolah maupun ulangan mulai tingkat SD, SMP, SMA atau perguruan tinggi menjadi salah satu cara mengukur kemampuan siswa.

Orangtua perlu memandang ujian sebagai hal yang positif, sebab melalui ulangan atau ujian orangtua dapat menilai sejauh mana anak telah memahami pelajaran, termasuk mencari solusi untuk kesulitan anak.

Lewat ujian sekolah pula, anak-anak dilatih keterampilan sebagai pembelajar, belajar memperbaiki kesalahan, belajar bagaimana menangani hal-hal yang tidak ia ketahui, hingga belajar arti sebuah ketekunan dalam lingkungan akademik.

TES KEPRIBADIAN: Cara Kamu Gunakan Pasta Gigi Ternyata Mampu Ungkap Karakter Sesungguhnya, Kepoin!

Melansir laman Parents, ujian juga melatih anak-anak mempersiapkan diri sehingga merasa siap untuk menghadapi segala macam bentuk ujian, tak hanya ujian di sekolah, namun juga ujian hidup saat mereka beranjak dewasa.

"Anak-anak juga tidak akan terlalu takut pada kegagalan atau kesalahan karena mereka sudah dilatih untuk mengandalkan kemampuan mereka sendiri dan melakukan upaya tersebut," tulis laman tersebut.

Untuk bisa memetik manfaat positif dari ujian, orangtua perlu melakukan sejumlah cara mendukung anak hadapi ujian.

Sehingga anak akan tumbuh menjadi siswa yang andal menghadapi ujian.

Terpilih Jadi Duta Bina Antar Budaya, Siswa SMAK Frateran Ndao Akan ke Amerika

1. Jalin komunikasi dengan guru
Anak menghabiskan setengah waktunya di sekolah. Guru menjadi salah satu sosok penting yang mengetahui perkembangan dan kekurangan anak dalam dunia akademis.

Alangkah bijak bila orangtua 'menghangatkan' komunikasi dengan guru tentang hal-hal spesifik yang harus disiapkan oleh anak jelang ujian, termasuk titik-titik lemah anak dalam belajar.

2. Ciptakan suasana santai
Alih-alih membuat suasana rumah kian tegang jelang ujian, ciptakan waktu santai setidaknya 15 menit saat makan malam untuk mengulang pelajaran anak.

Halaman
123
Editor: Apolonia Matilde
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved