Gelombang Laut NTT Tinggi

Akibat Cuaca Buruk di Perairan Labuan Bajo, Perjalanan Wisatawan ke Laut Dialihkan ke Darat

Namun kata dia ada juga biaya perjalanan wisatawan yang sudah terlanjur diterima terpaksa dikembalikan lagi.

Akibat Cuaca Buruk di Perairan Labuan Bajo, Perjalanan Wisatawan ke Laut Dialihkan ke Darat
POS KUPANG/SERVATINUS MAMMILIANUS
Sejumlah kapal wisata di Labuan Bajo tidak beroperasi, salah satunya akibat cuaca buruk. Foto diambil di sekitar dermaga feri Labuan Bajo, Senin (6/1/2020). 

 Akibat Cuaca Buruk di Perairan Labuan Bajo, Perjalanan Wisatawan ke Laut Dialihkan ke Darat

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO --Akibat cuaca buruk yang terjadi di perairan Labuan Bajo hingga kondisi Hari Senin (6/1/2020), perjalanan wisatawan yang harusnya ke laut untuk menikmati obyek wisata di pulau-pulau kecil dialihkan ke darat.

Ketua Asosiasi Kapal Wisata (Askawi) Labuan Bajo Ahyar Abadi Kamil, menjelaskan bahwa ada sejumlah wisatawan yang sudah terlanjur membeli program atau paket wisata ke laut tetapi karena cuaca buruk terpaksa dialihkan ke darat.

"Ada wisatawan yang sudah pesan untuk trip ke laut, ke pulau-pulau tetapi terpaksa dialihkan ke darat. Seperti ke Gua Batu Cermin atau ke Desa Liang Ndara nonton Tarian Caci tetapi harus dibicarakan baik-baik," kata Ahyar saat ditemui di Pelabuhan Labuan Bajo, Senin pagi itu.

Namun kata dia ada juga biaya perjalanan wisatawan yang sudah terlanjur diterima terpaksa dikembalikan lagi.

"Misalnya sewa kapal Rp 7 juta sampai Rp 8 juta kalau dialihkan ke darat dikasih kembali berapa. Catatannya harus dibicarakan baik-baik. Ada juga wisatawan yang tidak berangkat sama sekali ke laut dan darat sehingga harus ganti rugi atau kembalikan biayanya," kaya Ahyar.

Menurutnya, pihak kapal wisata tidak mengalami kerugian tetapi pendapatan menurun.

"Inikan karena kondisi alam. Kalau bagi kapten dan ABK kapal mungkin ini kondisi yang biasa saja tetapi persoalannya adalah kita membawa tamu, membawa wisatawan," kata Ahyar.

TRIBUN WIKKI : Menjelajahi Pantai Selatan Nagekeo,Pesona Bukit Ipi Mbuu Eksotik di Keo Tengah (2)

INNALILLAHI Berita Duka, Mien Sugandhi, Menteri Peranan Wanita Era Presiden Soeharto Meninggal

Dia meminta para pemilik atau operator kapal wisata untuk menahan diri atau tidak beroperasi selama cuaca buruk sampai keadaan kembali normal. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Servatinus Mammilianus).

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved