Tunanetra Alexander Farrel Rasendriya Meraih Nilai 100 UNBK dan Masuk UGM, Simak Kisahnya

Seorang tunanetra Alexander Farrel Rasendriya meraih nilai 100 UNBK dan masuk UGM, simak kisahnya

Tunanetra Alexander Farrel Rasendriya Meraih Nilai 100 UNBK dan Masuk UGM, Simak Kisahnya
KOMPAS.com / WIJAYA KUSUMA
Alexander Farrel Rasendriya meraih Nilai 100 UN Matematika 

Seorang tunanetra Alexander Farrel Rasendriya meraih nilai 100 UNBK dan masuk UGM, simak kisahnya

POS-KUPANG.COM - Kehilangan penglihatan, bukan akhir dari segalanya. Inilah yang menjadi pegangan hidup Alexander Farrel Rasendriya (18), penyandang tunanetra asal Klaten, Jawa Tengah. Lulusan SMAN 3 Yogyakarta ini bahkan punya segudang prestasi.

Salah satunya ialah meraih nilai 100 mata pelajaran Matematika pada Ujian Nasional Berbasis Komputer ( UNBK) 2019.

Disamping itu, Farrel juga berhasil menduduki peringkat ketiga peraih total nilai tertinggi pada jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial di sekolahnya.

Sampah Menggunung di Pasar Rada Mata dan Tanggapan Kepala Dinas Lingkungan Hidup SBD

Ini dicapai Farrel di sekolah biasa (inklusif). Atau dia mampu bersaing dengan teman-teman yang bukan penyandang disabilitas, yakni di SMAN 3 Yogya yang termasuk salah satu sekolah favorit.

Dirangkum dari Harian Kompas edisi Selasa, 21 Mei 2019, inilah kisah perjuangan hidup Farrel yang punya keterbatasan fisik tetapi berprestasi.

"Saya ingin membuktikan, meski ada kekurangan, kita tetap bisa punya kelebihan di hal lain. Saya berharap dengan hal ini teman-teman penyandang disabilitas lain termotivasi," kata Farrel di rumahnya di Gayamprit, Klaten, Jawa Tengah, Rabu (15/5/2019).

Hidupkan Lagi Reboisasi

Punya kemauan keras Wali kelas Farrel, Padmana (56), mengenal muridnya itu sebagai sosok yang mau berusaha keras. Semangat belajarnya tinggi.

"Farrel cukup lancar mengikuti pelajaran dan bisa menerima dengan cepat. Saya mengajar mata pelajaran sejarah. Saat minta presentasi, dia bisa mempresentasikan dengan baik," ujarnya.

Ternyata, kemauan keras Farrel terlihat sejak awal menempuh pendidikan di sekolah itu. Ini bisa dilihat ketika semester pertama di kelas X, dia diantar orangtua dari Klaten ke Yogya berjarak 28 kilometer.

Halaman
123
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved