Salam Pos Kupang

Memaknai Pergantian Tahun

Mari membaca dan simak isi Salam Pos Kupang berjudul: memaknai pergantian tahun

Memaknai Pergantian Tahun
Dok
Logo Pos Kupang

Mari membaca dan simak isi Salam Pos Kupang berjudul: memaknai pergantian tahun

POS-KUPANG.COM - KITA tiba di penghujung tahun. Hari ini, Selasa 31 Desember adalah hari terakhir di tahun 2019. Dalam hitungan jam, sudah berganti tahun. Kita mengawali dengan menapaki tanggal 1 Januari 2020.

Tentu sepanjang tahun 2019 ini sudah begitu banyak peristiwa suka dan duka telah kita alami dalam kehidupan. Mulai dari peristiwa bencana alam yang memakan banyak korban jiwa, peristiwa kelaparan dan gagal panen di berbagai wilayah Kabupaten Kupang.

Ahmad Atang: Pada Pilkada di NTT NasDem Diprediksi 70 Persen Rebut Kemenangan

Juga peristiwa-peristiwa sedih lainnya seperti terjadinya kasus kasus kekerasan seksual pada perempuan dan anak, hingga mencuatnya kasus korupsi yang menyeret sejumlah pejabat baik perempuan mapun laki-laki di sejumlah daerah di Provinsin Nusa Tenggara Timur ini.

Hingga muncul juga peristiwa kebakaran, pencurian dan perampokan dan sejumlah peristiwa pembunuhan yang terjadi di sejumlah tempat, seperti pembunuhan terhadap suami atau istri, pembunuhan terhadap anak bahkan kasus kasus bunuh diri dengan berbagai alasan.

Pilkada 2020 - Awal Tahun KPU NTT Terima Syarat Dukungan Balon Perseorangan

Peristiwa-peristiwa kejahatan itu seakan membuat kita tak berpengharapan dan merasa hidup dalam ketakutan. Dunia tak lagi ramah, karena ada kejahatan di mana- mana. Kita tak lagi merasa nyaman saat berpegian sendirian misalnya, karena kejahatan terus meningkat.

Meski demikian kita tak bisa menutup mata bahwa di balik setiap peristiwa sedih, duka dan penderitaan dan kejahatan itu ada juga hikmat dan ada juga peristiwa sukacita, bahagia lainnya yang baik dan menentramkan jiwa.

Begitulah hidup dan kehidupan selalu ada hak hal baik dan belum baik dalam kehidupan ini. Sebagaimana relasi hubungan kita dengan suami istri anak, saudara, kerabat, kenalan dan tetangga. Tentu pada sepanjang tahun 2019 ini diwarnai suka dan duka, pertengkaran, kesalahpahaman hingga menimbulkan luka di hati.

Kini waktunya kita merefleksi diri, untuk bagaimana kita bisa mengevaluasi kembali sifat, perilaku, karakter kita yang masih belum baik untuk bisa diperbaiki ke arah yang lebih baik.

Tak ada yang bisa mengubah kita selain diri kita sendiri. Yakinlah bahwa jika ada kemauan maka pasti ada jalan. Kuncinya adalah adanya kemauan. Tak ada Manusia yang sempurna, namun ketidaksempurnaan itu janganlah menjadi hal yang tak bisa kita ubah ke arah yang lebih baik.

Mari membenah diri, mari saling memaafkan, masih saling menerima kelebihan dan kekurangan masing-masing dan marilah kita memperbaiki diri sehingga memasuki tahun baru, kita bisa menjadi manusia baru yang lebih baik dari sebelumnya.

Mari kita merayakan pergantian tahun dengan suka cita yang sewajarnya. Tidak perlu euforia berlebihan apalagi sampai mengganggu dan meresahkan orang lain. Pergantian tahun hendaknya digunakan sebagai moment reflektif, melihat kelemahan dan kekurangan diri kita. Apa yang sudah dan belum kita lakukan. Selanjutnya menyusun rencana untuk melakukan aksi di tahun 2020. Tentunya dengan semangat kebaharuan diri. Selamat tinggal tahun 2019 dan selamat datang tahun 2020. (*)

Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved