Jumat, 10 April 2026

Warga RT 020 RW 006 BTN Kolhua Bergotong Royong Perbaiki Jalan Rusak

Warga yang berdomisili di RT 020 RW 006 BTN Kolhua bergotong royong perbaiki jalan rusak

Penulis: Kanis Jehola | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/KANIS JEHOLA
Warga RT 020 RW 006 BTN Kolhua bergotong royong perbaiki jalan rusak di lingkungan mereka, Minggu (29/12/2019). 

Warga yang berdomisili di RT 020 RW 006 BTN Kolhua bergotong royong perbaiki jalan rusak

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Beberapa keluarga yang berdomisili di lingkungan RT 020 RW 006 blok R2 dan blok V Perumahan Lopo Indah Permai / BTN Kolhua, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, bergotong royong memperbaiki jalan rusak di lingkungan mereka. Jalan rusak itu menghubungkan blok R2 dan blok V.

Perbaikan jalan rusak yang dimotori Julius Talok dan Ny. Julius Talok itu dilakukan seusai misa kedua hari Minggu (29/12/2019) sekitar pukul 10.00 Wita hingga pukul 13.00 Wita.

Para Korban Keracunan Bangkai Kambing di Desa Oebelo TTS Sudah Dipulangkan

Ikut dalam kegiatan perbaikan jalan itu Johanis Mau dan anak-anak, dua anak Marianus/Ryan Paka, Kanis Jehola dan Ny. Kanis Jehola, Paul Burin dan Ny. Cory Tanesib-Burin, Cosme da Silva bersama Ny. Cosme da Silva, Fredy Tunliu, Agus Eko Prasetiono, Dr. Johny Lumba, serta beberapa pemuda blok R2 dan blok V.

Warga RT 020 RW 006 BTN Kolhua bergotong royong perbaiki jalan rusak di lingkungan mereka, Minggu (29/12/2019).
Warga RT 020 RW 006 BTN Kolhua bergotong royong perbaiki jalan rusak di lingkungan mereka, Minggu (29/12/2019). (POS-KUPANG.COM/KANIS JEHOLA)

Sekitar belasan warga yang ikut dalam kerja bakti tersebut menjalankan peran masing-masing. Ada yang memotong rumput, mengangkat batu, pasir, kerikil, membeli semen, mencampur semen, pasir dan kerikil dan ada yang meratakan campuran semen di jalan yang rusak.

Inisiatif memperbaiki jalan yang rusak itu karena selama ini warga sangat kesulitan, terutama bagi para pengendara sepeda motor, saat melewati jalan rusak tersebut. Bahkan sudah banyak pengendara sepeda motor yang menjadi korban karena jatuh di jalan rusak tersebut.

Kapolri Sampaikan Rilis Akhir Tahun 2019, Pelanggaran Disiplin dan Kode Etik Profesi Polri Turun

Selama ini, warga di dua blok tersebut juga menunggu jatah perbaikan jalan dari Pemerintah Kota Kupang, khususnya dari Dinas PUPR Kota Kupang yang menangani jalan lingkungan. Namun hingga saat ini, tidak ada tanda-tanda akan adanya perbaikan dari Pemerintah Kota Kupang. Padahal kerusakan jalan itu sudah lebih dari 5 tahun.

Warga juga mempertanyakan alasan Pemkot Kupang tidak memperbaiki kerusakan jalan lingkungan di Perumahan Lopo Indah Permai/BTN Kolhua. "Pemkot Kupang perlu memberi penjelasan mengapa tidak memperbaiki jalan yang rusak ini. Padahal jalan lingkungan di tempat lain di wilayah Kota Kupang sudah di hotmix semua," kata seorang warga. (Laporan Reporter Pos-Kupang.Com, Kanis Jehola)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved