5 Alasan Orang Indonesia Lebih Banyak Mengidap Diabetes, Yuk Baca!
Masih banyak orang Indonesia yang kurang bergerak dan lebih banyak menghabiskan waktu dengan duduk di dalam ruangan.
Tetapi, konsumsinya yang berlebihan bisa berisiko terkena diabetes.
Bahkan faktanya, makan nai putih lebih dari lima kali dalam seminggu bisa menyebabkan risiko diabetes lebih tinggi 17 persen.
Hal ini disebabkan karena nasi memiliki indeks glikemik yang tergolong tinggi yaitu di angka 86.
Untuk mengatasinya, lebih baik konsumsi nasi merah yang memiliki indeks glikemik lebih rendah yaitu di angka 55.
- Kurang bergerak

Masih banyak orang Indonesia yang kurang bergerak dan lebih banyak menghabiskan waktu dengan duduk di dalam ruangan.
Menurut penelitian yang dilakukan oleh University of Stanford, Indonesia menempati posisi teratas sebagai negara dengan penduduk yang paling malas berjalan kaki.
Melakukan aktivitas seperti berjalan kaki ke tempat kerja atau dengan kendaraan umum bisa mencegah kekurangan gerak yang bisa menyebabkan diabetes.
- Suka makan makanan cepat saji

Karena aktivitas yang sibuk, orang Indonesia akan memilih makanan cepat saji yang lebih praktis.
Padahal makanan cepat saji bisa mengganggu kesehatan termasuk memicu terjadinya penyakit diabetes,.
Kandungan kolesterol yang tinggi dan gula yang tinggi sangat berisiko memicu diabetes dan penyakit lainnya yang juga berbahaya.
- Faktor keturunan

Karena banyaknya orang Indonesia yang menderita diabetes, maka keturunannya pun lebih berisiko menderita diabetes juga.
Ditambah lagi jika melakukan gaya hidup tidak sehat dan pola makan yang tidak sehat, hal ini akan menambah risiko terkena diabetes.
Sementara itu, jika kita tidak mencegah terjadinya diabetes, maka penyakit diabetes juga akan kita turunkan ke anak kita juga.(TribunStyle.com/Anggie)

5 Cara Mencegah Diabetes di Usia Muda: Kendalikan Stres dan Berolahraga
Diabetes di usia muda bisa dihindari dengan gaya hidup sehat seperti mengendalikan stres dan melakukan aktivitas fisik.