Ini Empat Hal yang Disoroti DPRD yang Perlu Dituntaskan Pemkab Flotim

Ini empat hal yang disoroti DPRD Flores Timur yang perlu dituntaskan Pemkab Flotim

Ini Empat Hal yang Disoroti DPRD yang Perlu Dituntaskan Pemkab Flotim
POS-KUPANG.COM/Foto Setwan DPRD Flotim
Ketua DPRD Flotim Robertus Rebon Kereta yang didampingi Sekretaris Dewan, Petrus Pemang Liku dan Kabag Pengawasan dan Penganggaran Setwan, Syarif Sir Hamsa dalam jumpa pers akhir tahun di Kantor DPRD Flotim, Senin (23/12/2019). 

Ini empat hal yang disoroti DPRD Flores Timur yang perlu dituntaskan Pemkab Flotim

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA - Lembaga DPRD Flores Timur menyodorkan empat hal yang perlu ditangani Pemkab Flotim dalam proses penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat di masa yang akan datang.

Keempat hal tersebut juga merupakan bagian dari penyampaian aspirasi dari kelompok masyarakat di Kantor DPRD Flotim dan disampaikan pada saat gelar jumpa pers di Kantor DPRD Flores Timur, Senin (23/12/2019).

Ternyata Ini Penyebab Lodofikus Patut, Warga Rahong Utara Manggarai Lakukan Bunuh Diri

Ketua DPRD Flores Timur, Robertus Rebon Kereta mengatakan pertama, semua permasalahan yang diangkat pada pemandangan umum fraksi, pendapat akhir fraksi, maupun dalam rapat bersama mitra hendaknya harus didalami dan ditindaklanjuti agar sasaran yang dituju dapat tercapai.

Masalah itu seperti air minum Ile Boleng, Rumah Sakit Adonara, persiapan sebagai tuan rumah ETMC 2021 mendatang.

Anda Umat Paroki St Yosep Freidementz Mautapaga, Ende? Ini Jadwal Misa Natal dan Tahun Baru

Kedua, Ranperda APBD Tahun Anggaran 2020 yang telah disetujui bersama dan telah ditetapkan bersama diharapkan implementasinya dapat dilakukan secara baik.

Ketiga, pelayanan publik sebagai bagian dari misi reformasi birokrasi hendaknya dapat perhatian sungguh karena indeks kepuasan publik yang dikeluarkan Ombudsman menunjukkan Kabupaten Flotim belum mencapai zona yang memuaskan.

Keempat, poin-poin kebijakan yang secara rinci tertuang dalam perda dan turunannya perlu diperhatikan dan disosialisasikan secara baik kepada masyarakat.

"Keinginan kuat untuk membawa aspirasi masyarakat dan memperjuangkannya dalam paripurna di Bale Gelekat Lewotana sebagian terakomodir namun ada juga yang belum terakomodir karena kemampuan keuangan daerah maupun regulasi yang harus ditaati," ungkap Robertus yang didampingi Sekretaris Dewan, Petrus Pemang Liku dan Kabag Pengawasan dan Penganggaran Setwan, Syarif Sir Hamsa.

Lebih lanjut Petrus menyebutkan dalam perjalanan masa sidang lembaga legislatif juga menerima aspirasi masyarakat terkait dugaan pelanggaran kode etik yakni dari kelompok gerakan masyarakat peduli Lewotana Flores Timur terkait pengadaan dugaan pelanggaran kode etik DPRD, dari kelompok gerakan ikatan mahasiswa Indonesia Timur Jakarta terkait anjloknya harga komoditi masyarakat dan dari kelompok masyarakat adat Suku Tukan terkait tanah HGU PT Rerolara Hokeng Kecamatan Wulanggitang.

Pada kesempatan Robertus juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati, Wakil Bupati Flotim, dan jajaran eksekutif serta Forkopimda Kabupaten Flotim atas kerja sama, koordinasi dan kesabarannya mengikuti seluruh tahapan agenda masa persidangan. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, RICKO WAWO)

Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved