Rabu, 15 April 2026

Belasan Pelajar SMA di Kota Waingapu di Amankan Polisi

Belasan pelajar sekolah menegah atas ( SMA) dari sejumlah SMA di Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur berhasil diamankan polisi

Penulis: Robert Ropo | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Robert Ropo
Para pelajar yang terlibat tawuran sedang diamankan di Mapolres Sumba Timur 

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Belasan pelajar sekolah menegah atas ( SMA) dari sejumlah SMA di Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur berhasil diamankan oleh aparat kepolisian dari Polres Sumba Timur dan Sat Pol PP Kabupaten Sumba Timur.

Belasan remaja itu diamankan pihak Kepolisian lantaran melakukan tindakan tak terpuji berupa melakukan tawuran. Tawuran para pelajar itu berlansung di area komplek jembatan gantung Wangga, Kelurahan Wangga, Kecamatan Kambera, Selasa (17/12/2019).

Bupati TTS Pantau Pembersihan Sampah di Jalan WJ Lalamentik

Kepala Bidang (Kabid) Tibum Sat Pol PP Kabupaten Sumba Timur, Robi Praing kepada POS-KUPANG.COM mengatakan, belasan pelajar itu diamankan karena melakukan perkelahinan masal atau tawuran di lokasi Jembatan Gantung Wangga.

"Jadi pas anggota kami sedang melakukan patroli rutin dan sementara patroli ada informasi dari warga bahwa anak-anak pelajar ini sedang tawuran, maka anggota langsung ke TKP mengamankan mereka,"ungkap Robi.

Got Tersumbat Picu Banjir Sampah di Kawasan Pasar Inpres SoE

Robi mengatakan, setelah mengamankan para pelajar itu, pihaknya juga langsung berkoordinasi dengan pihak Polres Sumba Timur sehingga para pelajar yang terindikasi langsung dibawa ke Polres.

"Jadi dari hasil tawuran yang kami lihat ada satu pelajar yang bekas pukulan dan hasil informasi yang kami peroleh dipukul pakai tali kopling. Sehingga karena ada indikasi pidana kita langsung serahkan ke Polres,"pungkas Robi.

Kapolres Sumba Timur, AKBP Handrio Wicaksono, S.I.K melalui Kasubag Humas Polres Sumba Timur Iptu I Made Murja kepada POS-KUPANG.COM, di ruang kerjanya, Selasa (17/12/2019) membenarkan terkait kasus tawuran antar para pelajar di Wangga tepat di lokasi jembatan gantung itu.

Made menjelaskan, para pelajar yang terlibat tawuran itu berasal dari 5 SMA yang ada di Kota Waingapu yakni SMAN 3 Waingapu, SMKN 2 Waingapu, SMA Kristen, SMA PGRI dan SMA Muhammadiyah Waingapu.

Made menjelaskan, jumlah pelajar yang hadir di tempat kejadian perkara itu berkisar antara 60 sampai 70 orang. Mendengar adanya informasi tawuran itu pihak Kepolisian bersama dengan Sat Pol PP langsung turun ke TKP dan berhasil mengamankan sebanyak 16 orang pelajar.

"Karena melihat petugas datang jadi sebagian kabur dan yang berhasil diamankan hanya 16 orang," jelas Made. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved