Ustadz Abdul Somad
Pernikahan Kandas Seperti Ustadz Abdul Somad, Kiai Kondang Ini Ceraikan Istri Pertama & Rujuk Lagi
Pernikahan Kandas Seperti Ustadz Abdul Somad, Kiai Kondang Ini Cerai Lantaran Poligami, Rujuk Kembali Demi Dakwah
Pernikahan Kandas Seperti Ustadz Abdul Somad, Kiai Kondang Ini Cerai Lantaran Poligami, Rujuk Kembali Demi Dakwah
POS-KUPANG.COM - Kabar perceraian Ustadz Abdul Somad (UAS) dan sang istri, Mellya Juniarti, membuat publik heboh.
Gugatan cerai dari ustadz kondang itu disebut telah dikabulkan oleh Pengadilan Agama Bangkinang, Provinsi Riau, Selasa (3/12/2019).
Diketahui, pengadilan memberikan waktu 14 hari bagi kedua pihak masih untuk melakukan langkah hukum.
Baik langkah hukum terkait harta gono gini maupun banding.
Perkara permohonan cerai talak yang diajukan UAS sebenarnya sudah masuk sejak Juli 2019.
Perkara perceraian dai kondang ini teregistrasi dengan nomor perkara 604/Pdt.G/2019/PA.Bkn.
Bahkan perkara ini telah melalui proses sidang sebanyak 11 kali, termasuk proses mediasi.
• Anak Ustadz Abdul Somad, Mizyan Haziq Ungkap Cita-cita Saat Ayahnya Ceraikan Bunda Mellya Juniarti
• Dikenal Jenaka dan Sederhana, Inilah Sumber Kekayaan Ustadz Abdul Somad UAS Ada Bisnis Peci
Humas PA Bangkinang, Mulyas SAg menuturkan, pengajuan permohonan perkara tersebut ke PA Bangkinang berdasarkan istri yang berada di Bangkinang, Riau.
"Karena keberadaan istri pemohon di Bangkinang, makanya permohonan perkara di ajukan di PN Bangkinang," ungkapnya.
Ia mengatakan, berdasarkan aturan PA Bangkinang memproses setiap permohonan yang masuk.
Ternyata perceraian dai kondang Ustadz Abdul Somad ini bukan yang pertama kali menyita perhatian publik.
Beberapa tahun lalu publik juga sempat dihebohkan dengan perceraian Aa Gym dengan sang istri yang akrab disapa Teh Ninih.
Dilansir dari tribunnews, hubungan suami istri antara kiai kondang H Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym dan Ninih Mutaminah alias Teh Ninih berakhir pada tahun 2011.
Ketua Majelis Hakim Pengadilan Agama (PA) Bandung H Acep Saifuddin SH telah mengabulkan permohonan cerai Aa Gym terhadap istri pertamanya itu pada sidang perceraian yang dilangsungkan di PA Bandung, Jalan Terusan Jakarta, Selasa (21/6/2011).
• Aa Gym di Tanah Suci, Doakan Kemaslahatan Indonesia yang Terus Dirundung Aksi Unjuk Rasa Ricuh
• Ustadz Abdul Somad Minum Air Bekas Bibir Aa Gym di Ponpes Daarut Tauhid, Ini Videonya
Dalam amar putusannya, ketua majelis hakim menilai rumah tangga Aa Gym dengan Teh Ninih sudah tidak harmonis sehingga tidak mungkin diselamatkan lagi.
"Majelis hakim menilai rumah tangga pemohon dan termohon tidak dapat diselamatkan sehingga permohonan termohon kami kabulkan," kata Acep Saifuddin.
Dalam amar putusannya, ketua majelis hakim menilai rumah tangga Aa Gym dengan Teh Ninih sudah tidak harmonis sehingga tidak mungkin diselamatkan lagi.
"Majelis hakim menilai rumah tangga pemohon dan termohon tidak dapat diselamatkan sehingga permohonan termohon kami kabulkan," kata Acep Saifuddin.
Atas putusan ini, majelis hakim memberikan waktu kepada kedua pihak untuk berpikir ulang selama 14 hari ke depan.
"Namun, nanti pada setelah 14 hari, diharapkan kedua pihak hadir secara prinsipil," kata Acep.
Dalam pembacaan putusan tersebut, baik Aa Gym maupun Teh Ninih tidak muncul di ruang persidangan.
Mereka masing-masing diwakili pengacaranya, yaitu Jaenal SH MH dan Iwan Setiawan SH.
Kedua kuasa hukum menerima putusan hakim ini.
• Seri Lawan PSG, PSN Ngada Lolos ke Babak 16 Besar Liga 3 Nasional
• Berkas Perkara Ibu Kandung yang Bunuh Bocah Kembar di Kupang Dilimpahkan Polisi
Seperti diberitakan pemimpin Pondok Pesantren Daarut Tauhiid (DT) itu melayangkan permohonan perceraian pada medio Maret lalu.
Aa Gym sendiri menikahi Teh Ninih pada 1987.
Dari pernikahannya dengan Teh Ninih, Aa Gym dikaruniai tujuh anak, yakni Ghaida Tsuraya, Muhammad Ghazi Al-Ghifari, Ghina Raudhatul Jannah, Ghaitsa Zahira Shofa, Ghefira Nur Fatimah, Ghaza Muhammad Al-Ghazali, dan Gheriya Rahima.
Pada November 2006, Aa Gym menikahi seorang janda beranak tiga, Alfarini Eridani atau Teh Rini, dan dikaruniai satu orang putra.
Pernikahan kedua inilah yang dituding menjadi awal keretakan rumah tangga Aa Gym dan Teh Ninih hingga berakhir di ruang sidang.
Namun keduanya kembali bersatu pada tahun 2012.
Baca Juga: Usai Ditangkap, Pelaku Pelecehan Seksual Wanita yang Sedang Berjalan Kaki Ungkap Alasannya, Aksinya Terekam Video CCTV 3 Bulan Lalu
Bahkan dilansir dari tribunnews.com, Teh Rini mengaku senang ketika suaminya kembali menikahi mantan istri pertamanya yaitu Hj Mutmainah alias Teh Ninih.
"Biasa aja seneng malah. Alhamdulilah Aa bisa balik lagi sama Teteh," ujar Teh Rini, Rabu (14/3/2012) di Griya Loka, BSD Tanggerang.
Perempuan bernama lengkap Alfarini Eridani ini mengatakan suaminya mengatakan niatnya akan men menikahi lagi Teh Ninih sekitar tiga bulan lalu.
• Besok Gelar Diskusi Akhir Tahun - Romo Darmin Mbula: NTT Perlu Selaras Dengan Kebijakan Mendikbud
• Video Lucinta Luna Malu-malu Saat Bertanya ke Kapolda Metro Jaya Curi Perhatian, Lihat Videonya
Begitu mendengar niatan ini Teh Rini pun mengiyakan.
Bagaimana cara Aa Gym meminta izin kepadanya?
"Minta izinya yah biasa aja nggak ada yang istimewa cuman bilang bahwa "Aa mau rujuk ma Teteh Ninih. Terus aku bilang " nggak papa bagus'," beber Teh Rini sambil tersenyum.
Lantas, apa yang membuat Rini memotivasi Aa Gym kembali menjadikan Teh Ninih menjadi istrinya lagi?
Menurut Teh Rini, tujuannya tak lain memberikan semangat kembali kepada Aa Gym didalam berdakwah.
Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym semula menikahi Ninih Muthmainnah alias Teteh Ninih.
Karena Aa Gym berpoligami dengan Elfarini Eridani alias Teh Rini, Teh Ninihresmi cerai dengan Aa Gym, Juni 2011.
* Dikenal Jenaka dan Sederhana, Inilah Sumber Kekayaan Ustadz Abdul Somad UAS Ada Bisnis Peci
Ustaz Abdul Somad adalah seorang pendakwah dan ulama Indonesia.
Namanya dikenal sering mengulas berbagai macam persoalan agama, khususnya kajian ilmu hadis dan Ilmu fikih.
Belakangan ini, Ustaz yang kerap disapa UAS tengah menjadi sorotan publik setelah dirinya menceraikan sang istri, Mellya Juniarti.
Ustaz Abdul Somad dan Mellya Juniarti resmi bercerai pada 4 Desember 2019.
Kabar perceraian Ustaz Abdul Somad ini mengejutkan publik karena sebelumnya tak pernah diterpa isu miring, terkait kehidupan rumah tangganya dengan Mellya Juniarti.
Namun siapa sangka, permohonan talak cerai pria yang akrab disapa UAS itu telah didaftarkan di Pengadilan Agama Bangkinang, Riau sudah sejak bulan Juli 2019 lalu.
Pengadilan Agama Bangkinang Kelas 1B telah menyidangkan permohonan Cerai Talak, yang diajukan Ustadz Abdul Somad dan keduanya resmi bercerai.
Kini kabar perceraian Abdul Somad dengan Mellya Juniarti masih menjadi perbincangan hangat.
Terlepas dari perceraian UAS dan sang istri, ada hal yang menarik untuk dikulik dari kehidupan sang ustaz, yakni terkait sumber kekayaannya.
Selain bekerja sebagai pendakwah yang dikenal secara luas, Ustaz Abdul Somad ternyata memiliki pabrik uang lainnya.
Tak banyak yang tahu bahwa UAS memiliki beragam bisnis yang dikelola.
Tribun Timur kutip dari TribunNewsmaker.com, berikut deretan pabrik uang Ustaz Abdul Somad :
UAS Original Store
Di UAS Original Store ini terdapat bermacam produk yang dijual.
Dilansir dari laman Instagram resminya, UAS menjual beraneka macam aksesoris atau perlengkapan ibadah.
Ada produk khusus wanita.
Ada juga yang khusus pria.
Produk yang dijualnya antara lain ada peci beraneka warna, celana muslim, kaos, kemeja koko, hingga tas.
Untuk perempuan, ada juga beragam jilbab syari yang dijual serta pakaian gamis.
Selain itu, ada juga buku-buku tentang keagamaan.
Dalam menjual produknya, sering diadakan give away spesial untuk menarik konsumen.
Di UAS Original Store, dijual juga payung dengan stock terbatas.
Toko Buku Amanah
Di Toko Buku Amah, dijual beberapa buku tentang Agama Islam.
Toko Buku Amanah ini berada di Jl. Datuk Setia Maharaja No. 16 C, Bukit Raya, Pekanbaru, Riau.
Buku tentang Agama Islam ini ditulis sendiri oleh Ustaz Abdul Somad.
Beragam buku keagamaan yang dijual antara lain Tanya Jawab Seputar Sholat, Hadist Zikir & Doa, Kisah saat Maut Menjemput hingga Tanya Jawab Umrah.
Kelola YouTube
Selain berbisnis, Ustaz Abdul Somad juga berkecimpung di dunia per-YouTube-an.
UAS memiliki channel YouTube bernama Ustadz Abdul Somad Official.
Dalam channel YouTube tersebut, UAS membagikan video-video tentang dakwah.
Hingga berita ini ditulis, YouTube Ustadz Abdul Somad Official sudah memiliki sebanyak 390 ribu subscribers.
Ceramah di Berbagai Kota hingga Luar Negeri
Ustaz Abdul Somad dikenal secara luas sebagai pendakwah kondang.
Jika melihat dari laman Instagramnya, UAS kerap kali membagikan aktivitas atau kegiatannya saat mengisi suatu acara.
Hampir setiap hari UAS disibukkan dengan kegiatan dakwah di berbagai kota.
Tak hanya di kota-kota yang ada di Indonesia, UAS juga sampai diundang ke luar Negeri.
Sebagai penceramah kondang, tak heran kalau UAS banjir tawaran untuk berdakwah.
UAS memiliki penggemar yang cukup banyak.
Caranya menyampaikan dakwah juga banyak disenangi.
Terlebih ia dikenal jenaka.
Meski kerap diundang di berbagai acara, namun UAS ternyata tidak memasang tarif ceramah.
Hal itu pernah diungkapkannya dalam suatu kajian.
Menurut pria kelahiran 18 Mei 1977 ini, tujuannya berdakwah bukanlah untuk memperoleh uang, melainkan untuk mendapatkan cinta Allah SWT.
UAS tak pernah memasang tarif saat diundang.
Ia sangat senang ketika banyak yang mengundang.
Untuk itu, para pengundang biasanya akan membayar seikhlasnya.
Siapa yang tak kenal dengan Ustadz Abdul Somad (UAS)? Ustadz (KBBI: ustaz) Somad, sebagai seorang pendakwah videonya pun banyak menyebar di media sosial dan sudah populer di seluruh penjuru Indonesia.
Nama Ustaz Abdul Somad semakin melejit setelah direkomendasikan oleh para ulama sebagai salah satu cawapres Prabowo Subianto pada Pilpres 2019.
Walau demikian, tak banyak orang yang mengetahui latar-belakang Ustaz Abdul Somad.
UAS lahir pada hari Rabu, 18 Mei 1977 atau 30 Jumadil Awal 1397 H di sebuah kampung yang bernama Silo Lama, Silau Laut, Kabupeten Asahan, Sumatera Utara.
Moyangnya adalah Syekh Abdurrahman yang pernah belajar ilmu agama Islam di Mekkah, Arab Saudi.
Sepulangnya dari Mekkah, Syekh Abdurrahman menghadap Sultan Asahan dan diberikan sebidang tanah yang kemudian di atasnya dibangun sebuah rumah.
"Lalu dibuatnyalah rumah yang masih ada sampai sekarang, namanya rumah besar, satu arsitek dengan Istana Lima Laras di kabupaten Batubara, Sumatera Utara," ujar Ustaz Abdul Somad.
Di tempat itulah Syekh Abdurrahman membangun biduk rumah tangga hingga turun-temurun sampai ke generasi Ustaz Abdul Somad.
"Kemudian beranak pinaklah Syekh Abdurrahman tadi, punya anak perempuan bernama Siti Aminah, Siti Aminah punya anak perempuan bernama Hajjah Rohana, Hajjah Rohana punya anak itulah saya Abdul Somad," tutur UAS.
Walaupun moyangnya adalah seorang Syekh, Ustadz Abdul Somad tidak dianggap demikian, sebab Sumatera Utara menganut paham patrilinial atau berdasarkan keturunan ayah.
"Tapi saya tidak dianggap keturunan Tuan Syekh karena dari pihak perempuan. Makanya kalau ada yang bertanya keturunan Tuan Syekh, tidak saya bilang. Terus, ayah saya petani, orang biasa. Kami bukan keturunan bangsawan, bangsa yang hidup di awan," kata UAS.
Ustaz Abdul Somad menempuh pendidikan dasar di SD Al-Washliyah Medan dan tamat tahun 1990.
Ia lalu melanjutkan ke MTs Mu'allimin Al-Washliyah yang juga masih di Medan dan tamat tahun 1993.
Selama satu tahun setelahnya, UAS menimba ilmu di Pondok Pesantren Darul Arafah, Deliserdang, Sumatera Utara.
Kemudian keluarga UAS memutuskan untuk merantau ke Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, bekas kerajaan Melayu Pelalawan yang merupakan pecahan dari Kerajaan Siak Sri Indrapura.
Di tanah perantauan itu UAS melanjutkan pendidikannya ke Madrasah Aliyah Nurul Falah, Air Molek, Indragiri Hulu sampai lulus tiga tahun kemudian.
Pada tahun 1998, UAS mendapatkan beasiswa untuk kuliah di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir.
UAS dan 99 orang lainnya berhasil menyingkirkan 900 peserta yang ikut seleksi.
"Lalu kemudian melanjutkan ke Universitas Al-Azhar tahun 1998 sampai 2002. Empat tahun saya pulang, melanjutkan ke UKM, Universiti Kebangsaan Malaysia jurusan FPI, Faculti Pengajian Islam," ucap Ustad Abdul Somad.
Namun Di UKM Malaysia, UAS hanya sempat kuliah selama dua semester saja.
Ia kemudian mendapatkan beasiswa S2 dari The Moroccan Agency of International Cooperation di Dar El-Hadith El-Hassania Institute, Maroko.
"Lalu dapatlah tahun 2004 saya berangkat, 2006 akhir dapatlah gelar setelah dua tahun di sana dari Darul Hadits di Rabat, nama gelarnya DESA. Tapi malu saya memakainya. Masa jauh-jauh balik Desa. Jadi saya tulis ajalah Lc, MA. Karena kebanyakan orang pakai MA," kata UAS.
Menurutnya, Dar El-Hadith El-Hassania Institute, Maroko, setiap tahunnya hanya menerima 20 mahasiswa melalui jalur beasiswa.
15 di antaranya diperuntukkan bagi pelajar Maroko dan 5 sisanya diperebutkan oleh pelajar dari seluruh dunia.
"AMCI memberi beasiswa tujuh tahun, saya baru habiskan dua tahun, berarti ada jatah lima tahun lagi. Tapi kata emak saya waktu saya mau lanjut Doktor, tak ada gunanya kau balik Doktor kalau aku almarhumah. Akhirnya saya baliklah. Itulah mengapa saya tak Doktor. Kesal seumur hidup tak dapat dijemput balik. Makanya kalau udah salaman, kenalkan Doktor, aduh ciut saya," ujar UAS.
Setelah selesai wisuda, UAS menyempatkan diri untuk menunaikan ibadah haji ke Mekkah, Arab Saudi.
Kebetulan waktu itu musim haji pada bulan Desember.
Selesai berhaji, UAS terbang dari Jeddah ke Bandar Sri Begawan, Brunei Darussalam menggunakan pesawat Royal Brunei.
"Itulah singgah saya ke rumah guru saya Haji Armawi Abdurrahman. Beliau juara Musabaqoh Tahfiz Quran di Mekkah Al-Mukarramah tahun 1987-1988. Kemudian beliau mengajar di Pondok Tahfiz Quran. Jadi saya dapat info, ustad saya mau datang ke Brunei, datanglah, maksudnya mau transit kalau bisa dapat kerja di Brunei," tutur UAS.
Setelah melamar pekerjaan ke sejumlah tempat, UAS lalu pulang ke rumah orangtuanya di Riau dan menjadi dosen di sebuah universitas swasta.
Ia kemudian mengikuti tes untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil. UAS mendapatkan kabar bahwa dirinya diterima sebagai dosen kontrak di universitas yang ada di Brunei Darussalam.
"Hari itu pikiran bercabang. Kata emak saya tak usahlah kau pergi lagi karena sudah terlalu lama jauh. Anak tak banyak, saya anak pertama adik saya anak ke-dua. Kau di sini sajalah walaupun hujan batu di sini hidup juga kau nanti. Itu skenario Allah SWT," ucap UAS.
Lima fakta Ustadz Abdul Somad atau UAS dan istri Mellya Juniarti cerai, penyebab karena kebutuhan zohir?
Kebutuhan zohir atau zahir adalah kebutuhan lahiriah.
Sungguh mengejutkan, diam-diam rumah tangga dai kondang Ustadz Abdul Somad atau UAS dengan Mellya Juniarti diterpa badai.
Dikutip dari Tribun Pekanbaru, Rabu (4/12/2019), Pengadilan Agama Bangkinang Kelas 1B menyidangkan permohonan cerai talak yang diajukan Ustadz Abdul Somad atau UAS kepada kepada istri, Mellya Juniarti.
Perkara cerai yang dimohonkan Ustadz Abdul Somad itu disidangkan pada Selasa (3/12/2019) di Pengadilan Agama Bangkinang.
Sidang itu berlangsung tanpa kehadiran Ustadz Abdul Somad atau UAS maupun mantan istrinya Mellya Juniarti.
Pada persidangan itu, Pengadilan Agama Bangkinang mengabulkan permohonan cerai talak yang dilakukan oleh Ustadz Abdul Somad.
Pengabulan permohonan ini disampaikan Pengadilan Agama Bangkinang di Ruang Sidang Umar bin Khatab.
Dikabulkannya permohonan cerai Talak ini Ustadz Abdul Somad menyandang prediket menduda.
Berikut fakta-fakta terkait perceraian Ustadz Abdul Somad dengan sang istri:
1. Ustadz Abdul Somad absen di persidangan
Dikutip dari Tribun Pekanbaru, Pengadilan Agama Bangkinang Kelas 1B menyidangkan permohonan cerai Ustadz Abdul Somad kepada istrinya Mellya Juniarti.
Perkara talak cerai yang dimohonkan Ustadz Abdul Somad itu disidangkan pada Selasa (3/12/2019) di Pengadilan Agama Bangkinang.
Sidang tersebut tanpa kehadiran Ustadz Abdul Somad dan sang istri Mellya Juniarti dan hanya diwakilkan kuasa hukumnya.
"Saat putusan dibacakan hakim kemarin hanya dihadiri kuasa hukum pemohon," kata Muliyasselaku Humas Pengadilan Agama Bangkinang yang dikutip dari Tribun Pekanbaru.
Kemudian diketahui jika ternyata Mellya Juniarti, istri yang ditalak Ustadz Abdul Somad atau UAS tersebut hadir terlambat pada sidang putusan.
2. Ustadz Abdul Somad resmi menjadi duda
Pengadilan Agama Bangkinang mengabulkan permohonan cerai Ustadz Abdul Somad.
Pengabulan permohonan cerai ini disampaikan hakim Pengadilan Agama Bangkinang di Ruang Sidang Umar bin Khatab.
Setelah dikabulkannya permohonan cerai, Ustadz Abdul Somad resmi menyandang status duda.
3. Sudah 11 kali sidang
Muliyas mengungkapkan jika ternyata perkara perceraian tersebut sudah dilakukan 11 kali proses sidang.
Dalam prosesi yang panjan tersebut, di dalamnya termasuk juga proses mediasi kepada kedua belah pihak.
Perkara perceraian ustadz kondang ini teregistrasi dengan nomor perkara 604/Pdt.G/2019/PA.Bkn.
4. Sang istri mengaku kaget
Mellya Juniarti membenarkan jika pengadilan telah memutuskan perkara Ustadz Abdul Somad pada Selasa (3/12/2019).
Namun, dirinya mengaku kaget dengan putusan pengadilan meski tanpa kehadirannya sebagai tergugat.
“Ya pengadilan sudah membacakan amar putusannya dan kami tadi terlambat sehingga tidak hadir saat majelis membacakan putusan,” ujar Mellya Juniarti saat didampingi kuasa hukumnya, Nurhasmi.
5. Dugaan alasan bercerai
Menanggapi putusan pengdilan, Mellya Juniarti mengungkapkan jika dirinya menyerahkan sepenuhnya kepada penasihat hukum.
Sebab, ia mengaku tidak pernah melakukan kesalahan yang melampaui syariat.
Sedangkan menurut kabar yang beredar jika alasan keduanya bercerai lantaran kurangnya kebutuhan zohir yang diberikan Ustadz Abdul Somad atau UAS kepada sang istri.
Mellya Juniarti pun memberikan jawaban atas isu yang sudah terlanjur beredar luas.
“Kalau itu saya no coment, untuk lebih jelas tanyalah sama ustadz, karena saya termohon,” katanya.
Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul https://makassar.tribunnews.com/2019/12/08/inilah-sumber-kekayaan-ustaz-abdul-somad-bisnis-peci-buku-hingga-payung?page=all
Artikel ini telah tayang di Wiken.grid.id