Dibekukan Kepengurusannya, Mantan Ketua Hanura SBD Mengadu Ke DPP Hanura
membekukan kepengurusan partai Hanura Kabupaten Sumba Barat Daya masa bhakti 2015-2020
Penulis: Petrus Piter | Editor: Rosalina Woso
Dibekukan Kepengurusannya, Mantan Ketua Hanura SBD Mengadu Ke DPP Hanura
POS-KUPANG.COM|TAMBOLAKA---Mantan Ketua DPC Hanura Kabupaten Sumba Barat Daya, Drs.David Ramone, mengadukan Ketua DPD Hanura Propinsi NTT, Refafi Gah, S.H dan sekretaris DPD Hanura NTT, Siprianus Wokaritan, S.E yang membekukan kepengurusan partai Hanura Kabupaten Sumba Barat Daya masa bhakti 2015-2020 dibawah kepemimpinan Ketua DPC Hanura SBD, Drs.David Ramone dan sekretaris DPC Hanura SBD, Emanuel Eka, S.Pd.
Tindakan Ketua DPD Partai Hanura NTT, Refafi Gah, S.H dan sekretaris DPD Hanura NTT, Siprianus Wokaritan dinilai sepihak, sangat otoriter dan arogan yang berdampak merusak marwah Partai Hanura di Kabupaten Sumba Barat. Tindakan itu sama sekali tidak diketanuinya.
Ia justru memperoleh informasi tentang pembekuan kepengurusan melalui oramg DPP Hanura dan media masa. Masa mengganti kepengurusan baru tanpa berkoordinasi dengan kepengurusan lama. Tindakan itu arogan dan melanggar ketentuan AD/ART Partai Hanura.
David Ramone menegaskan sampai saat ini, kepengurusan DPC Hanura Kabupaten Sumba Barat Daya periode 2015-2020 masih berjalan eksis ditandai demgan kegiatan organisasi berjalan seperti biasa.
Baginya tindakan sepihak Ketua DPD Hanura NTT membekukan kepengurusan DPC Hanura Kabupaten Sumba Batat Daya periode 2015-2020 dan menunjuk pelaksana tugas Ketua DPC Hanura SBD yang dilanjutkan dengan gelar musyawarah luar biasa yang dihadiri pengurus anak anak cabang (PAC) ilegal di Kota Kupang, NTT, Sabtu (24/12/2019).
Saat itu, memilih Yohanes Ngongo sebagai Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Sumba Barat Daya periode 2020-2025 adalah tindakan ilegal, melawan hukum dan melanggar AD/ART Partai Hanura. Dan kepengurusan DPC Hanura SBD Periode 2020-2025 adalah kepengurusan ilegal dan cacat hukum.
Karena itu bersama Seketaris DPC Hanura Sumba Barat Daya, Emanuel Eka, S.Pd akan berangkat ke Jakarta, Senin (16/12/2019) untuk bertemu DPP RI melaporkan peristiwa yang melanda DPC Hanura SBD.
• Satu Warga Tuafanu Tewas Akibat Mengkonsumsi Ikan Yang Diduga Ikan Buntal dan Laru
• Pria Tunanetra di Manggarai Timur NTT Ini Setia Rawat Istri dan Anaknya yang Alami Gangguan Jiwa
Pihaknya telah berkoordinasi akan meminta DPP Hanura RI mengevaluasi kepemimpinan DPD Hanura NTT yang dinilai arogan dan akan merusak partai Hanura NTT ke depan. Langkah cepat DPP Hanura diperlukan demi menyelamatkan masa depan partai Hanura ke depan. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)
F