Satu Warga Tuafanu Tewas Akibat Mengkonsumsi Ikan Yang Diduga Ikan Buntal dan Laru
- Imanuel Beti (55) warga Desa Tuafanu, Kecamatan Kualin, Minggu (15/12/2019) sore tewas usai mengkonsumsi ikan yang diduga Ikan buntal
Penulis: Dion Kota | Editor: Rosalina Woso
Satu Warga Tuafanu Tewas Akibat Mengkonsumsi Ikan Yang Diduga Ikan Buntal dan Laru
POS-KUPANG. COM|SOE -- Imanuel Beti (55) warga Desa Tuafanu, Kecamatan Kualin, Minggu (15/12/2019) sore tewas usai mengkonsumsi ikan yang diduga Ikan buntal dan laru di muara Ela, Desa Tuafanu
Korban diketahui mengkonsumsi ikan yang diduga ikan buntal dan laru bersama enam orang lainnya.
Sedangkan untuk enam orang lainnya saat ini masih dirawat di Puskesmas Kualin.
Kades Tuafanu, Yan Boimau kepada pos kupang.com, Minggu (15/12/2019) membenarkan kasus keracunan yang menimbah tujuh orang warganya. Korban meninggal diketahui belum sempat mendapatkan perawatan di Puskesmas Kualin, karena meninggal dalam perjalanan. Jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.
" Iya kakak, benar tadi ada kasus keracunan. Satu meninggal, sedangkan enam lainnya Dibawa ke Puskesmas Kualin untuk mendapatkan pertolongan medis," ungkapnya.
Ketika ditanyakan jenis ikan yang dikonsumsi para korban, Yan mengatakan, kuat dugaan ikan yang dikonsumsi para korban merupakan ikan buntal.
Selain menyantap ikan buntal, para korban diketahui juga mengkonsumsi lari (minuman keras tradisional).
" Mereka minum laru sambil makan ikan buntal di muara Ela. Sedang asyik makan dan minum laru, tiba-tiba mereka mengalami muntah-muntah dan sakit kepala," ujarnya.
Warga yang melihat para korban muntah-muntah langsung bergegas membawa para korban ke Puskesmas Kualin. Namun satu korban atas nama, Imanuel Beti tewas saat hendak dibawa ke Puskesmas.
• Pria Tunanetra di Manggarai Timur NTT Ini Setia Rawat Istri dan Anaknya yang Alami Gangguan Jiwa
• Potret Betrand Peto Sebelum & Sesudah Diangkat Ruben Onsu dan Sarwendah Jadi Anak, Fotonya Viral
" Korban, Imanuel meninggal saat mau dibawa ke Puskesmas sehingga langsung bawa ke rumah duka untuk semayamkan. Sedangkan enam korban lainnya dirawat di Puskesmas Kualin," pungkasnya. (Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Dion Kota)