Minggu, 12 April 2026

Ini Nasib Pria yang Tergiur Tubuh Bugil Gadis saat Mandi, Ada Luka Robek di Kemaluan, Info

Heri Hamzah (36), pria asal Kediri, diduga melakukan pelecehan terhadap anak majikannya, ES, di tempatnya bekerja di Surabaya.

Editor: Ferry Ndoen
SURYAMALANG.COM/Syamsul Arifin
Terdakwa Heri Hamzah setelah menjalani sidang di PN Surabaya, Kamis, (12/12/2019), dan ilustrasi aktivitas man 

POS KUPANG.COM- - Heri Hamzah (36), pria asal Kediri, diduga melakukan pelecehan terhadap anak majikannya, ES, di tempatnya bekerja di Surabaya.

Kini Heri Hamzah pun diadili di Pengadilan Negeri Surabaya untuk mempertanggung-jawabkan perbuataannya.

Untuk diketahui, Heri Hamzah bekerja pada keluarga korban di Jalan Kertajaya, Surabaya, sekitar lima tahun lamanya.

Lihat Kelanjutan Kisah Cinta Terlarang Mama Muda dan Politisi PKS, Siap Tes DNA Anak, Info

Di sana, terdakwa Heri Hamzah bekerja sebagai tenaga serabutan.

Sidang berlangsung secara tertutup dengan agenda keterangan saksi dari dua Asisten Rumah Tangga (ART) korban Zuni Qoniah dan Yeni Setiyawati.

Terdakwa Heri Hamzah setelah menjalani sidang di PN Surabaya, Kamis, (12/12/2019). (SURYAMALANG.COM/Syamsul Arifin)
Setelah menjalani sidang, penasehat hukum terdakwa, Patni Polanda menjelaskan, tentang kesaksian dari dua ART itu.

Kasus ini berawal ketika ada laporan dari korban.

"Zuni ini merekam pengakuan korban. Waktu korban cerita, kalau terdakwa ini menyuruhnya mengelus-elus kemaluan terdakwa," kata Patni selepas sidang, Kamis, (12/12/2019).

Pasangan Kekasih Dirampok Saat Bercinta di Mobil, Dibuntuti Lalu Ditembak Mati, Info Kronologi

Masih menurut Patni, terdakwa melakukan pelecehan ini sebanyak lima kali saat rumah dalam keadaan sepi.

"Terdakwa ini tak kuasa menahan nafsunya karena sering melihat korban telanjang saat mau mandi. Jadi dia mungkin tergiur melihat itu," imbuhnya.

Patni mengatakan bahwa terdakwa mengaku hanya mengelus-elus kemaluan korban saja.

Namun, hasil visum dokter menerangkan bahwa kemaluan korban mengalami robek.

"Terdakwa ga ngaku kalau masukin. Tapi visum bilang ada robek," pungkasnya. (Syamsul Arifin)

ILUSTRASI (Shanghaiist)
Buntut Menodai Siswi SD, Pria di Pulau Mandangin Diarak Warga Pakai Kapal

Diduga melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur, seorang pria di Pulau Mandangin Kecamatan/Kabupaten Sampang, Madura, diarak olek warga ke Mapolres Sampang.

Sumber: Surya Malang
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved