Bupati Don Soroti Persoalan Stunting di Nagekeo

Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do, membuka kegiatan Kampanye Sosial Hak-Hak Penyandang Disabilitas Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT)

Bupati Don Soroti Persoalan Stunting di Nagekeo
POS-KUPANG.COM/Gordi Donofan
Suasana kegiatan Kampanye Sosial Hak-Hak Penyandang Disabilitas Provinsi Nusa Tenggara Timur di Kabupaten Nagekeo, Kamis (12/12/2019) 

POS-KUPANG.COM | MBAY - Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do, membuka kegiatan Kampanye Sosial Hak-Hak Penyandang Disabilitas Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT) di Kabupaten Nagekeo.

Kegiatan itu diselenggarakan oleh Dinas Sosial Provinsi Nusa Tenggara Timur di Aula Hotel Sinar Kasih Mbay, Kamis (12/12/2019).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Don menyoroti masalah stunting yang terdapat di Kabupaten Nagekeo.

Prakirakan BMKG, Lima Lokasi Wisata Favorit di Sumba Timur Berpotensi Diguyur Hujan Lokal

Bupati Don mengungkapkan bahwa, masalah 37% penduduk Nagekeo yang terdampak stunting bukanlah hal biasa atau soal sepeleh.

Bupati Don mengingatkan, agar usaha melawan dan memerangi Stunting, harus menjadi gerakan bersama baik oleh pemerintah maupun masyarakat. "Perangi Stunting, untuk menyelamatkan generasi Nagekeo," tegas Bupati Don.

Mengapa Stadion Kobelete Dibiarkan Mubazir? Ini Tanggapan Kadispora TTS

Lebih lanjut Bupati Don, menegaskan dalam rangka memerangi persoalan Sunting di Kabupaten Nagekeo, perempuan harus diberikan porsi peran yang lebih sentral.

"Sekarang kita harus mulai dengan pengarusutamaan wanita, dalam mengelola dan membuat keputusan-keputusan dalam rumah tangga. Perempuan harus diberi peran yang lebih besar untuk belanja kebutuhan rumah tangga misalnya. Karena perempuan lebih cenderung mementingkan kepentingan anak, itu nomor satu, lalu kepentingan suami, dan terakhir baru kepentingan dirinya" terang Bupati Don.

Bupati Don juga menekankan pentingnya memperhatikan kebutuhan bayi terutama pada 1000 hari kehidupannya.

"Jadi biasanya perempuan lebih menaruh perhatian pada 1000 hari dari si anak pasca dilahirkan," ujar dia.

Bupati Don juga mengingatkan agar pemerintah, baik Provinsi maupun Daerah harus memiliki komitmen yang utuh dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan kebutuhan khusus.

"Saya ingatkan kepada kita sekalian, setelah selesai kegiatan, datangi masyarakat dengan kebutuhan khusus, dan beri mereka pelayanan yang baik," pesan Bupati Don. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved