Kamis, 7 Mei 2026

Berita Pendidikan

Wow! Faperta Undana dan PNK Bantu Petani di Kupang Timur

Faperta Undana dan Politeknik Negeri Kupang PNK Bantu Petani di Desa Oesao, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang.

Tayang:
Penulis: Edy Hayong | Editor: Apolonia Matilde
Edy Hayong
Seminar Hasil PKW di Oelamasi, Selasa (10/12/2019). 

Tapi kelompok bisa mandiri dalam bidang yang dikembangkan ini.

Pramugari Garuda Beberkan Ulah Selir Ari Askhara, Hapus Jadwal Terbang Karyawan Karena Tidak Suka

Inipun bisa jadi contoh bagi petani peternak lain yang belum masuk di kelompok," ujar Keban.

Keban berharap kerjasama tersebut terus berlanjut.

Walaupun nanti pendanaan dari Kementrian Dikti berkurang tetapi diharapkan ada dukungan APBD jika program Revolusi 5P ini berdampak pada kesejahteraan petani.

Ketua Tim PKW, Prof. Dr. Erna Hartarti, M.Si, didampingi anggota tim pakar, Markus M Kleden, Jemseng C Nubatonis, pakar Teknologi IPAT-Bo Padi, Dr. Ir. Twen Dami Dato, MP, juga Koordinator program menyampaikan kesan dan harapannya.

Begini Pernyataan Kadis P dan K Kota Kupang Dumuliahi Djami untuk Sekolah

Menurutnya, kesan yang didapatkan pada program di kelompok tani dampingan sangat antusias.

Walaupun baru berjalan dua tahun dari rencana tiga tahun program, hasilnya sudah dirasakan.

"Kendala sekarang soal ketersediaan air. Selama ini menggunakan satu sumur bor di lahan seluas 1 hektar. Usulan kami, pemda bisa dukung untuk menghadirkan listrik menggunakan sistem solar cell," katanya.

Program yang dilaksanakan inipun, kata Prof. Erna, sesungguhnya saling mendukung antara pertanian dan peternakan. Selain pengembangan jagung, padi, buah-buahan, juga ada pemeliharaan ternak sapi.

SDI Liliba Sebagai Induk LPKA, Ini Yang Dilakukan Siswa dan Guru di Lapas Anak

"Tanaman pertanian selain hasilnya untuk dikonsumsi, tapi ada dikembangkan pakan dan kompos," katanya.

Pakar Teknologi IPAT-Bo Padi, Dr. Ir. Twen Dami Dato, MP, menambahkan, NTT merupakan daerah agraris.

Lahan begitu luas khusus di area pengembangan saat ini di Air Bauk, tapi dibiarkan kosong.

Komedian Senior Ini Nikahi Gadis yang Baru Lulus SMA, Pernikahan Pertama Kandas Cuma Setahun Doang

"Ada ratusan hektar lahan kosong. Pada panen padi baru-baru di musim kemarau, hanya yang di Air Bauk itu.

Hanya andalkan satu sumur bor tapi hasilnya mencapai 9,2 ton. Kendala di BBM untuk sumur bor makanya solusi sekarang pada kita panen matahari melalui program solar cell," katanya.

Dirinya juga mengusulkan bisa dikembangkan biogas karena ada potensi pengembangan ternak sapi.

Dari situ bisa dikembangkan listrik dari biogas itu karena lahan yang adapun dikembangkan agroeduwisata dan membutuhkan penerangan listrik pula. (*)

Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved