Anak Gantung Diri di Sikka

Cerita Imelda Bona, Sebelum Gantung Diri Ignasius Wilibrodus Menulis Status di Facebook

Anak gantung diri di Sikka, cerita Imelda Bona, sebelum gantung diri Ignasius Wilibrodus menulis status di Facebook

Cerita Imelda Bona, Sebelum Gantung Diri Ignasius Wilibrodus Menulis Status di Facebook
POS-KUPANG.COM/Eginius Mo'a
Kanit Identifikasi Polres Sikka, Aipda David Daud Jeradu, mengukur tempat korban gantung diri di Kampung Lagokagur, Dusun Bangboler, Desa Hepang, Kecamatan Lela, Kabupaten Sikka, Pulau Flores, Minggu (8/12/2019) malam.

Anak gantung diri di Sikka, cerita Imelda Bona, sebelum gantung diri Ignasius Wilibrodus menulis status di Facebook

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Keseharian Ignasius Wilibrodus (22) mendadak berubah setelah ditinggal istrinya dijemput pulang oleh mertuanya pulang ke Kampung Lamakera, Kabupaten Flores Timur sekitar lima minggu yang lalu. Sang istri dijemput setelah keduanya terlibat masalah rumah tangga.

Ibu kandung Ignasius, Imelda Bona menuturkan perubahan perilaku kemungkinan karena anaknya mengalami stress akibat istrinya dijemput pulang oleh orangtuanya.

Lembata Masih Terjadi Kelangkaan BBM, Ini Tanggapan Wakil Ketua DPRD Lembata

Sebelum menempuh ajal gantung diri di dalam rumahnya di Kampung Lagokagur, Dusun Bangboler, Desa Hepang, Kecamatan Lela, Kabuoaen Sikka, Minggu (8/12/2019) sore, Ignasius menulis status di akun facebook, "semuanya akan aku lakukan di akhirat malam ini."

Ayah kandung Ignasius, Kayus Camilo tak menyangka perubahan perilaku anaknya bakal mendatangkan musibah fatal. Ia menduga perubahan sikap itu karena kepergian menantunya yang dijemput oleh orangtuanya.

Ini 6 Orang Pimpinan OPD di Manggarai Barat yang Dilantik Bupati Agustinus Dula

"Dia diam saja. Saya juga tidak terlalu persoalkan. Mungkin saja dia sedang pikiran dengan istrinya. Hanya pada tiga hari terakhir ini, dia minta pake sepeda motor jadi ojek, saya kasih," tutur Kayus kepada wartawan, Minggu malam di Kampung Lagokagur, Dusun Bangboler, Desa Hepang, Minggu.

Dalam tiga hari ojek, diakui Kayus, korban memperlihat sikap yang bagus. Ia menyerahkan uang yang diperolehnya dan suka bercerita.

"Tadi pagi (Minggu), kami bangunkan dia kemudian minum kopi. Biasa-biasa saja juga sikapnya. Selama ini juga dia antar dan jemput saya dengan sepeda motor ke tempat kerja di Maumere," kata Kayus.

Ketika Ignasius ditemukan gantung diri di dalam kamar rumahnya, Kayus tak berada di rumahnya. Ia sedangkan menjalani sesuatu urusan di luar rumahnya dan baru pulang ketika mendapat kabar Ignasius ditemukan meninggal. (laporan reporter pos-kupang.com, eginius mo'a).

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved