Sadis! Pria Ini Pukul Kepala Teman Wanitanya, Lalu Kepalanya Dipotong Kemudian Dimasak dan Dimakan!

Sadis! Pria Ini Pukul Kepala Teman Wanitanya, Lalu Kepalanya Dipotong Kemudian Dimasak dan Dimakan!

Editor: Bebet I Hidayat
The Green Inferno/thewrap.com
ILUSTRASI - Sadis! Pria Ini Pukul Kepala Teman Wanitanya, Lalu Kepalanya Dipotong Kemudian Dimasak dan Dimakan! 

Sadis! Pria Ini Pukul Kepala Teman Wanitanya, Lalu Kepalanya Dipotong Kemudian Dimasak dan Dimakan!

POS KUPANG.COM - Banyak orang menjadi kanibal karena situasi yang berbeda-beda.

Seperti kisah 10 kanibal lainnya di dunia, satu di antaranya dari Indonesia.

Ada yang mempraktikkan ilmu kebal, tradisi, dan ada pula yang nekat menjadi kanibal karena ketagihan.

Menurut Daily Mirror pada Kamis (5/12/19) pria bernama Lloyd Bagtong (21) ini akhirnya diringkus polisi dan membuat pengakuan mengejutkan.

Pria ini mengaku memotong kepala seorang wanita.

Kemudian dia memasaknya dan makan pada bagian otaknya, demikianlah laporan yang ditangkap oleh polisi.

Hal yang lebih mengerikan lagi adalah, Lloyd mengaku melakukan pembunuhan itu karena dia lapar.

Saat Bertemu Mantan Menag Era SBY, Sumanto Sebut Mayat Orang Baik Enak. Ini Reaksi Menag!

Penampilan Kiki Amalia Kini Berstatus Janda Bikin Raffi Terdiam, Suami Nagita Bongkar Kisah Cinta?

Setelah ditangkap bahkan dia tidak menyangkal, dan secara terang-terangan mengakui pembunuhan itu.

Dia mengakui pembunuhan itu, bahkan sebelum polisi menggerebek rumahnya di Baragay Casibole, Filipina.

Polisi menemukan pemandangan mengerikan di mana sebuah kepala terpenggal ditemukan.

Juga bersama dengan tubuh setengah tak berbusana tanpa kepala ditemukan 2 km jauhnya dalam kondisi terikat.


Pria di Filipina ditangkap setelah makan kepala wanita (daily mail via intisari online)
 

Berbicara kepada polisi, Lloyd mengaku melihat korbannya di dekat kuburan.

Dia memukul kepalanya sampai pingsan dengan benda logam alat pemotong rumput.

Menurut penuturannya, dia nekat melakukan hal itu lantaran lapar.

Bagian otaknya diambil kemudian dimasak olehnya.

Bagtong juga mengatakan kepada penyelidik bahwa dia memakan otak korbannya dengan nasi, sebelum melemparkan tengkorak itu ke dalam lubang di dekat rumahnya.

Kini polisi yang terkejut mengetahui fakta tersebut, meminta masyarakat mengidentifikasi korban wanita itu.

Menurut keterangan, Lloyd melarikan diri dari rumahnya ketika laporan bahwa seorang wanita tanpa kepala ditemukan.

Sabit yang digunakan untuk memenggal korban juga masih ada terselip di pinggangnya.

Kapten Ramoga seorang polisi setempat mengatakan, bahwa tersangka mungkin menderita kelainan mental berdasarkan kesaksian orang-orang.

"Tersangka membunuh korbannya karena dia berbicara dalam bahasa Inggris," kata Ramonga.

"Ini mungkin membuatnya kesal," sambungnya.

Sebelum pembunuhan itu, para saksi mata menyatakan mereka melihat Bagtong berjalan dengan seorang wanita yang diyakini sebagai korbannya di sepanjang jalan.

Selain tengkorak, polisi menemukan selembar kain bernoda darah, yang diyakini telah digunakan oleh Bagtong untuk membawa kepala korban dari tempat kejadian ke rumahnya.

Tersangka sekarang di bawah tahanan polisi, menunggu pengajuan kasus pembunuhan terhadapnya.

Kisah 9 Kanibal Lainnya di Dunia, Satu di Antaranya dari Indonesia

Selain Kasus di atas, ingat kasus yang membuat heboh Indonesia pada 2003 lalu.

Seorang lelaki mencuri mayat nenek bernama Mbah Rinah, lalu memakan dagingnya. Lelaki itu bernama Sumanto.

Dia dikenal sebagai kanibal asal Purbalingga, Jawa Tengah.

Sumanto yang saat itu berusia 40 tahun mencuri mayat Mbah Rinah. Dia memakan daging jenazah itu.

Dikutip dari Tribunjambi.com dan dari berbagai sumber, Sumanto mengaku sedang memperdalam ilmu di bawah bimbingan seorang guru.

Dengan memakan mayat, badannya akan menjadi kebal, tak terluka oleh goresan senjata, dan mendapat ketenangan batin. Tentu kejadian dan keterangan itu membuat heboh masyarakat, terutama tetangganya.

Sumanto menuturkan ajaran sesat ini dia dapat sewaktu merantau ke Lampung pada 1988. Dia menuntut ilmu hitam pada seorang guru.

Menurutnya, ajaran ilmu hitam itu hingga bisa menghidupkan orang mati. Maka dari itu, Sumanto menjalani kebiasaan aneh, harus memakan daging tujuh manusia, sebelum menuju prosesi terakhir untuk memenuhi syarat.

Lantas bagaimana rasa daging manusia menurut Sumanto?

Warga Desa Plumutan, Purbalingga, Jawa Tengah, itu akhirnya dihadapkan pada persidangan.

Di depan hakim, Sumanto mengaku telah memakan tiga manusia di Lampung dan kampung halamannya.

"Rasanya mirip daging babi," ujarnya.


Sumanto (kolase tribunnews)

Kemudian, Sumanto mengatakan lebih enak lagi rasa daging anjing, tikus atau kucing.

Delapan kanibal dunia bilang bagian terlezat

Dilansir dari Tribun manado, kadang kita merasa takut saat menonton Film kanibal, dimana mahkluk hidup memakan mahluk hidup sesama jenis. Seperti manusia memakan manusia.

Hal ini terjadi dibeberapa negara, bahkan setiap kasusnya ramai dibicarakan bahkan sulit dilupakan.

Meski ngeri jika mendengar, tapi rasa penasaran manusia selalu ada untuk tahu rasa daging manusia seperti apa.

Dilansir dari anehdunia, ada pengakuan para kanibal akan rasa daging manusia seperti apa:

1. William-Seabrook

William Seabrook bekerja sebagai reporter di New York Times, pria ini lebih dikenal sebagai penulis buku travel yang agak aneh.

Salah satu bukunya yang paling terkenal adalah Jungle Ways.

Dalam buku ini William mengisahkan secara detail perjalanannya ke Afrika Barat dimana dia bertemu sebuah suku terasing yang disebut sebagai Guere.

Suku ini juga dikenal sebagai salah satu praktisi kanibalisme, dimana mereka terbiasa mengkonsumsi mayat anggota suku lain yang mati.

Setelah menyelesaikan tugasnya meliput keanehan suku Guere, William menjadi bertanya-tanya bagaimana sebenarnya rasa daging manusia hingga akhirnya ingin mencobanya sendiri.

Karena itu William kemudian kembali kepada suku Guere dan ikut dalam salah satu ritual kanibalisme mereka.

Dan seperti juga Jeffrey Dahmer, William menyatakan bahwa daging manusia rasanya mirip dengan daging sapi.

2. Peter-Bryan

Peter Bryan dinyatakan sakit jiwa oleh dokter yang memeriksanya yang kemudian ditempatkan di dalam rumah sakit jiwa setelah membunuh anak majikannya pada tahun 1993.

Sembilan tahun kemudian, Peter berhasil kabur ketika dipindahkan ke rumah sakit lain dan sekali lagi membunuh seorang korban berusia 43 tahun.

Kali ini, Peter memutilasi korbannya menggunakan gergaji dan pisau.

Ketika polisi datang, mereka menemukan sisa-sisa otak korban dipanggang di dalam wajan.

Peter menyatakan telah memanggang otak korban menggunakan margarin dan rasanya sangat enak, seperti daging ayam.

Pada tahun 2004, Peter kembali lagi membunuh seorang pasien lain dan hendak memasaknya.

Namun sebelum niatnya kesampaian, dia lebih dulu tertangkap dan dimasukkan sel terisolir hingga sekarang.

3. Jorge-Negromonte-Da-Silveira

Jorge Negromonte Da Silveira seorang warga Brazil, bersama dua orang isterinya ditangkap karena diduga membunuh seorang wanita tuna wisma bulan april 2012.

Ketika diinterogasi ketiganya mengaku sebelumnya telah membunuh dua orang lainnya dimana sebagian jasad para korban mereka masak sementara sebagian lain dijual.

Jorge menyatakan bahwa setelah memakan jasad korban pertama dan merasakan bahwa rasanya tidak jauh beda dengan daging sapi, ketiganya memutuskan untuk membunuh lagi dan menjual daging korban kedua setelah dicampur dengan daging sapi. Di dalam pengadilan Jorge dijatuhi hukuman penjara 23 tahun sementara untuk kedua isterinya masing-masing mendapat 20 tahun.

4. Jeffrey-Dahmer

Jeffrey Dahmer telah membunuh 17 orang antara tahun 1978 hingga 1991.

Tidak hanya membunuh para korbannya, Jeffrey juga memutilasi dan memakan bagian tubuh mereka sehingga mendapat julukan Milwaukee Cannibal.

Kepada pihak FBI yang menangkapnya, Jeffrey mengisahkan bahwa bagian tubuh yang paling disukainya adalah paha dan lengan bagian atas.

Menurutnya bagian ini adalah yang paling lezat dari tubuh manusia karena rasanya tidak beda jauh dengan beef tenderloin.

Pada tahun 1992, Jeffrey dijatuhi hukuman penjara seumur hidup akan tetapi dua tahun kemudian nyawanya melayang di tangan sesama napi, Christopher Scarver.

Kepada polisi, pria yang juga menjalani penjara seumur hidup ini mengaku membunuh Jeffrey setelah mendengar kisah kekejaman Jeffrey dari mulutnya sendiri.

5. Tobias-Schneebaum

Tobias Schneebaum sangat gembira ketika mendapat beasiswa untuk belajar di Peru.

Ketika di sana, Tobias mendengar cerita tentang Arakmbut, sebuah suku terasing yang tinggal di hutan.

Kekejaman suku ini tidak membuat Tobias takut tetapi malah membuatnya tertarik untuk mengenal lebih dekat.

Ketika akhirnya berhasil menemukan suku ini, Tobias disambut dengan tangan terbuka.

Setelah beberapa saat berada di sana Tobias diajak untuk pergi berburu.

Namun begitu sampai di tempat tujuan barulah Tobias menyadari bahwa yang mereka maksud ‘berburu’ adalah berperang melawan suku lain dan membawa pulang korban yang berhasil mereka bunuh untuk kemudian dijadikan hidangan pesta.

Pada memoir dokumenter Keep The River On Your Right yang dibuatnya, Tobias menyatakan bahwa daging panggang manusia terasa seperti daging babi.

6. Armin Meiwas

Pada tahun 2001, Meiwes memasang iklan pada situs web bernama The Cannibal Café yang mencari korban bersedia untuk "disembelih dan dikonsumsi." Seorang pria bernama Bernd Jürgen Armando Brandes dari Berlin merespons pesan dan sepakat untuk bertemu Meiwes.

Pada tanggal 9 Maret 2001, keduanya bertemu di rumah Meiwes di Rotenburg, Jerman dan disitulah Brandes tewas.

Seluruh kejadian difilmkan pada rekaman video berdurasi 2 jam.

Rincian pembantaian yang mengerikan dan sulit untuk digambarkan.

Meiwes memulai dengan mengamputasi penis Brandes dan memakannya.

Meiwes kemudian membantai Brandes dan meletakkan mayatnya pada pengait daging.

Selama 10 bulan ke depan Meiwes mengkonsumsi sekitar 20 kilogram (44 lb) daging.

Semua kejadian tersebut direkam pada video, yang kemudian disita oleh pihak berwenang dan selamanya disegel dari publik.

Armin mengatakan jika daging Bernd seperti babi, meski dengan tekstur agak keras, namun memiliki aroma kuat serta rasa sedikit pahit.

7. Issei Sagawa

Salah satu pelaku kanibal paling terkenal di dunia adalah Issei Sagawa, seorang pria berkewarganegaraan Jepang.

Kejadian mengerikan ini terjadi pada tahun 1981 di Perancis. Issei menembak wanita bernama Renne Hartevelt di punggungnya.

Lalu selama dua hari dia memakan semua bagian tubuh Renne dengan sangat mengerikan.

Issei mengatakan jika rasa daging manusia seperti daging sapi Kobe setelah dibumbui.

Daging mentah manusia rasanya hambar namun dapat meleleh di tenggorokan seperti saat makan tuna mentah di sashimi.

Bagian paling Issei suka adalah paha, Issei mengatakan bagian itu paling nikmat, bahkan tidak ada daging sapi yang bisa mengalahkannya. Saat ini Issei hidup bebas di Jepang, bahkan menjadi terkenal setelah ia menulis buku yang menjelaskan pengalamannya memakan daging manusia.

8. Omaima Nelson

Omaima adalah seorang wanita asli Mesir namun pindah ke Amerika Serikat pada tahun 1991.

Dia bertemu dengan William Nelson hingga akhirnya menikah dua bulan kemudian.

Pernikahan yang harusnya indah, ternyata tidak dirasakan olehnya.

Omaima menuduh suaminya telah berlaku jahat padanya, bahkan memaksanya dalam berhubungan badan.

Tiga minggu setelah penikahan Omaima membunuh suaminya.

Untuk menghilangkan barang bukti, Omaima menggoreng jari-jari suaminya, merebus kepalanya hingga membuat iga bakar barbeque dari tulang di dada.

Omaima mengatakan jika daging manusia sangat manis dan enak setelah dia mencoba daging iga dari suaminya yang dibuat barbeque.

Kejadian ini membuat Omaima mendekam di penjara seumur hidup.

(Dikompilasi dari Valdy Suak/anehdunia.com dan berbagai sumber)

* Sadis! Pria Ini Pukul Kepala Teman Wanitanya, Lalu Kepalanya Dipotong Kemudian Dimasak dan Dimakan!

ilustrasi
ilustrasi (net)
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved