DPRD Ngada Beri Apresiasi Atas Pelaksanaan Pesparani Perdana di Ngada

Ketua DPRD Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu, memberikan apresiasi kepada Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik

DPRD Ngada Beri Apresiasi Atas Pelaksanaan Pesparani Perdana di Ngada
POS-KUPANG.COM/Gordi Donofan
Kegiatan Pesparani I Kabupaten Ngada di Aula Jhon-Thom Paroki St. Josef Bajawa Kota Bajawa, Rabu (4/12/2019). 

POS-KUPANG.COM | BAJAWA -- Ketua DPRD Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu, memberikan apresiasi kepada Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik (LP3K) Kabupaten Ngada yang melaksanakan kegiatan lomba Pesparani pertama tingkat Kabupaten Ngada.

Berny mengungkapkan LP3K Kabupaten Ngada menggelar kegiatan pesparani untuk pertama kalinya karena hal ini merupakan kegiatan penting juga merupakan kegiatan yang perlu didukung karena sangat bagus dan mendidik.

Warga Ulupulu Nagekeo Bersyukur Beras Bantuan Sudah Diterima

"Selain merupakan pengembangan bakat atau hobi dan yang paling penting adalah membagikan talenta yang diberikan tuhan kepada sesama serta bertujuan untuk memupuk tali persaudaraan rasa kebersamaan dan kesatuan umat Katolik secara khusus di Kabupaten Ngada," jelas Berny, Jumat (6/12/2019).

Ia mengatakan dewasa ini juga banyak bermunculan kumpulan atau organisasi yang berkedok rohani namun mempunyai maksud dan tujuan lain terkadang mereka menjual nama kerohanian itu untuk kepentingan mereka sendiri.

Bupati Soliwoa Serahkan Penghargaan Bagi ASN Purna Bakti di Lingkup Setda Ngada

"Mereka juga memberikan tawaran yang menggiurkan dan menggoyahkan iman kita di tengah himpitan ekonomi dan kebutuhan mendasar kita. Tidak jarang organisasi-organisasi tersebut juga merasuki pikiran generasi penerus dan hal itu selalu ditemui akhir-akhir ini," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua LP3K Kabupaten Ngada, Gerardus Reo, mengatakan LP3K Kabupaten Ngada menyampaikanapresiasi serta rasa hormat kepada pemerintah Kabupaten Ngada yang telah menjabarkan lebih nyata untuk mencerdaskan kehidupan setelah anda bangsa dalam konteks kehidupan umat beragama berbangsa dan bernegara dalam nuansa keberagaman.

Ia mengatakan Peraturan Menteri Agama nomor 35 tahun 2016 tentang pembentukan lembaga pembinaan pengembangan pesta paduan suara gerejani Katolik menjadi dasar setel rujukan untuk diterbitkannya keputusan Bupati Ngada No 418 /Kep/HK/2017 tentang pembentukan LP3K Kabupaten Ngada.

"Lahirnya keputusan ini penting di maknai sebagai upaya untuk menjaga serta membangkitkan potensi umat dalam gereja Katolik dalam nuansa hidup dan kehidupan beragamanya," ujarnya.

Ia melanjutkan sebagai bagian dari upaya pembinaan mental dan spiritual moral dan etika umat Katolik pesparani melalui lembaga pembinaan dan pengembangan ini juga berupaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia umat dalam bidang seni dan budaya yang bernafaskan Kekatolikan sejati.

"Pesparani I Kabupaten Ngada ini ini juga ditargetkan menjadi ajang untuk menggali potensi serta meningkatkan semangat sportivitas dan persaudaraan sejati dan meningkatkan kualitas hidup beragama berbangsa dan bernegara dan tirai LP3K menjadi laboratorium untuk melahirkan ide dan gagasan yang kreatif dan inovatif untuk melahirkan musisi maupun lagu-lagu musik liturgi gereja yang selaras dengan tuntutan dan perkembangan gereja di zaman milenial," tegasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved