TransNusa Siap Terbang Kupang-Darwin, Australia Setuju

TransNusa Siap Terbang Kupang-Darwin, Australia Setuju TransNusa Siap Terbang Kupang-Darwin, Australia Setuju

TransNusa Siap Terbang Kupang-Darwin, Australia Setuju
Net
Armada pesawat TransNusa jenis ATR 

Agenda pertemuan lain, lanjut Daniel Kameo, membahas kerja sama dalam bidang pariwisata, industri dan perdagangan, peternakan dan perikanan, konektivitas darat, laut dan udara antara tiga negara, dan zona perdagangan bebas di perbatasan Indonesia dan Timor Leste.

Pesawat ATR72 milik TransNusa yang dioperasikan Air Timor di Bandara Internasional Presiden Nicolau Lobato Dili, Jumat (15/12/2017) pagi.
Pesawat ATR72 milik TransNusa yang dioperasikan Air Timor di Bandara Internasional Presiden Nicolau Lobato Dili, Jumat (15/12/2017) pagi. (POS KUPANG/DION DB PUTRA)

"Delegasi NTT membawa dan menekankan dua agenda utama yaitu konektifitas udara Kupang-Dili-Darwin dan zona ekonomi bebas di perbatasan," katanya.

Daniel Kameo juga menjelaskan bahwa trilateral meeting yang dilaksanakan sedikit jauh dari ekspetasi.

Namun delegasi dari NTT berikan tekanan dalam tanda kutip trilateral lebih fokus terutama untuk kepentingan daerah NTT sehingga memutuskan dua fokus yaitu konektifitas yang menghubungkan Kupang-Dili-Darwin dan kegiatan ekonomi koorperasi dalam bentuk zona perdagangan ekonomi bebas antara Timor Leste dan Indonesia.

Pada forum tersebut, Ketua Kadin NTT, Ir Abraham Paul Liyanto secara tegas menyampaikan permintaan dari NTT-Indonesia yaitu free trade zone atai zona perdagangan bebas antara Timor Leste dan NTT.

"Free trade zone sudah 10 tahun hanya ngomong-ngomong saja, apa sulitnya? Bicara trilateral, action dulu dengan order darat. Bila semua free trade zone berjalan semua diuntungkan," katanya.

"Tidak ada lagi jalan tikus, mafia-mafia dan terkontrol semua perdagangan karena free trade zone dijamin negara di sana untung, di sini untug tidak ada ruginya. Kami diuduk sama-sama untuk menyelesaikan persoalan itu," sambung Paul Liyanto.

Konsul Republik Indonesia untuk Northern Territory, Dicky D Soerjanatamihardja mengatakan pertemuan bertujuan untuk mengeksekusi konektifitas kerja sama di bidang pariwisata, perdagangan dan investasi.

"Saat ini Tim Indonesia ingin merealisasikan konektifitas udara yang paling realistis untuk bisa diwujudkan sesegara mungkin melalui carter flight dan regular flight untuk rute Kupang-Darwin dan Indonesia bagian timur. Kemudian juga didorong melalui laut untuk mendorong perdagangan," ujar Dicky. (yen/yel/ery)

Editor: Alfred Dama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved